Breaking News:

Video Berita

VIDEO Padahal Baru Saja Diresmikan, Jembatan Senilai Rp10 Miliar di Karawang Sudah Ambles

Jembatan yang memakan anggaran hingga Rp 10 miliar yang baru diresmikan pada 29/12/2021 lalu oleh Bupati Karawang ambles dan terbelah hingga 20 meter.

Editor: jefri irwan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Belum genap satu bulan pasca-diresmikan oleh Bupati Karawang Cellica Nurahadiana, jembatan KW 6 Kepuh, Karangpawitan, Karawang Barat sudah ambles.

Kerusakan terjadi pada bagian pondasi dan menyebabkan jalan terbelah dan tak dapat dilalui kendaraan.

Hal ini menuai sorotan publik, terlebih jembatan tersebut memakan anggaran hingga Rp 10 miliar.

Beginilah kondisi Jembatan KW 6 Kepuh yang baru diresmikan pada 29 Desember 2021 lalu oleh Bupati Karawang.

Tampak bagian jembatan yang rusak diberi tanda peringatan bagi para pengendara agar berhati-hati saat melintas.

Jalan jembatan tampak terbelah di bagian satu sisinya sepanjang 20 meter.

Diketahui jembatan tersebut dibangun sepanjang 43,50 meter dan lebar tujuh meter.

Setiap pengendara yang melintas pun harus melambankan kendaraannya.

Jembatan KW 6 atau Kepuh di Kelurahan Karawangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang ambles, pada Minggu (16/1/2022)
Jembatan KW 6 atau Kepuh di Kelurahan Karawangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang ambles, pada Minggu (16/1/2022) (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Kondisi ini tentunya mendapat sorotan dari sejumlah pihak.

Kontraktor jembatan dinilai tidak memperhatikan dari segi kualitas konstruksi.

Dilansir oleh WartaKotalive, Minggu (16/1), pengamat pemerintahan sekaligus Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Karawang, Asep Agustian mengaku terkejut dengan peristiwa ini.

Asep yang langsung datang ke lokasi kemudian melakukan pengecekan pada jembatan tersebut.

Dari hasil pengamatannya, Asep mengatakan dirinya tak melihat amparan besi di jembatan tersebut.

"Saya datang ke sana kok sungguh luar biasa ya, kontraktor yang katanya sudah mahir, spesialisasinya tapi saya cek kok tanpa ada besi dibawah, amparan besinya tidak ada. Setiap badan jalan harus ada besi keluar dong, ini kok engga ada sama sekali," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved