Breaking News:

Berita Pekanbaru

Februari 2022 Diprediksi Puncak Kasus Omicron, Pemko Pekanbaru Upayakan Antisipasi

Menghadapi Februari 2022 yang diprediksi sebagai puncak kasus omicron, Wawako Pekanbaru menyatakan bahwa pemerintah kota siap untuk antisipasi.

Penulis: Fernando | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com
Menghadapi Februari 2022 yang diprediksi puncak kasus omicron, Wawako Pekanbaru, menyatakan bahwa pemerintah kota siap untuk antisipasi. FOTO: Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Menghadapi Februari 2022 yang diprediksi sebagai puncak kasus omicron, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi menyatakan bahwa pemerintah kota siap untuk antisipasi.

Ada perkiraan puncak penyebaran Omicron berlangsung pada Februari 2022.

Ayat menyampaikannya sudah mengikuti rapat bersama Gubernur Riau terhadap antisipasi ancaman varian baru covid-19, Selasa (18/1/2022). Ia berharap penyebaran Omicron tidak terjadi di Kota Pekanbaru.

"Mudah-mudahan tidak terjadi, makanya sesuai arahan Gubenur Riau dan forkopimda, kita harus siap siaga," terangnya usai mengikuti rapat kordinasi secara virtual, Selasa sore.

Menurutnya, satgas kota bakal mempersiapkan ruang isolasi terpadu dan ruang isolasi di rumah sakit. Mereka juga menyiapkan logistik lainnya seperti obat-obatan, oksigen dan dosis vaksin.

Ayat menyebut bahwa tim satgas juga melakukan percepatan terhadap vaksin covid-19. Ia tidak ingin ada vaksin yang kadaluarsa.

Capaian vaksin untuk masyarakat umum di Kota Pekanbaru sudah mencapai 103,7 persen. Jumlah masyarakat yang sudah mendapat suntik vaksin sebanyak 775.674 orang.

Vaksinasi lansia di Kota Pekanbaru juga tercapai di atas 60 persen yakni 61,8 persen. Ia menyebut bahwa pemerintah kota dalam waktu dekat melakukan percepatan vaksinasi booster.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved