Breaking News:

Hukuman Kebiri Kimia dan Kebiri Bedah, Apa Bedanya? Ini Efek dan Risikonya, Bisa Beri Efek Jera?

Belakangan hukuman kebiri kimia seringkali terdengar. Apalagi seiring dengan maraknya kekerasan seksual pada anak

Editor: Nurul Qomariah
shutterstock
Ilustrasi kebiri kimia. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Belakangan hukuman kebiri kimia seringkali terdengar. Apalagi dengan maraknya kekerasan seksual pada anak. Hukuman kebiri kimia ini dinilai efektif beri efek jera kepada pelaku.

Tak hanya di Indonesia, ternyat kebiri kimia juga sudah diberlakukan sebagai hukuman yang sah di beberapa negara.

Indonesia mengatur mengenai kebiri kimia ini dalam Pemerintah (PP) Nomor 70 tahun 2020.

Tentang Tata Cara Pelaksanaan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak.

Sebenarnya apa risiko kebiri kimia dan apakah berbeda dengan kebiri bedah, apa sih bedanya?

Dikutip dari Healthline.com, kebiri kimia ini biasanya dilakukan untuk menurunkan kadar hormon pria atau androgen.

Proses kebiri kimia biasanya dilakukan oleh dokter yang akan memberikan obat dengan suntikan atau menanamkannya di bawah kulit.

Efek samping dari kebiri kimia dapat meliputi:

- hasrat seksual berkurang atau tidak ada

- disfungsi ereksi (DE)

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved