Breaking News:

Dokter Kecantikan Palsu di Padang Ditangkap Polisi, Layani Sulam Bibir, Botox, Tarif hingga 5 Juta

Klinik kecantikan tersebut melakukan kegiatan sulam alis, sulam bibir, sulam tahi lalat, eyelash (pemasangan bulu mata), venner

Editor: Sesri
Unsplash
Photo by Sam Moqadam on Unsplash 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dokter kecantikan palsu di Padang Sumatera Barat dibekuk polisi pada Selasa (18/1/2022).

Perempuan berinisial PR (24) ditangkap polisi di tempat kliniknya Jalan Gajah Mada, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Klinik kecantikan tersebut melakukan kegiatan sulam alis, sulam bibir, sulam tahi lalat, eyelash (pemasangan bulu mata), venner (meningkatkan tampilan gigi atau memutihkan gigi), dimple (pembuatan lesung pipit), filler, botox, tanam benang (pada hidung, wajah, kuping).

PR melakukan praktik seolah-olah sebagai tenaga kesehatan padahal bukan dokter maupun tenaga kesehatan.

"Terduga pelaku kita amankan bersama sejumlah barang bukti dan dibawa ke Mapolda Sumbar," kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto yang dihubungi Kompas.com, Kamis (20/1/2022).

Satake mengatakan dugaan adanya tempat praktik dokter palsu itu berawal dari laporan masyarakat.

Baca juga: Aura Kasih Jadi Pengusaha Buka Usaha Klinik Kecantikan, Apa Nama Kliniknya?

Baca juga: Istri Polisi Tewas Ditabrak Angkot di Kota Padang, Polisi Kini Buru Sopirnya yang Kabur

"Kemudian, polisi menyelidiki ke lokasi, dan mengamankan terduga pelaku dokter palsu itu," kata Satake.

Dari hasil keterangan pelaku, menurut Satake, ternyata PR hanya memiliki sertifikat pelatihan kecantikan dari VAN Sulam Alis & Academy tertanggal 26 Juli 2016, yang menyatakan bahwa PR terdaftar telah mengikuti kursus Basic Eyelash Extantion, dan sertifikat tertanggal 23 Mei 2017 mengikuti kursus Basic Lengkap Sulam Alis dan Bibir.

"Pelaku melakukan praktik seolah-olah adalah tenaga kesehatan yang telah memiliki izin di klinik kesehatan. Padahal PR ini bukan dokter maupun tenaga kesehatan,” ungkap Satake.

Dalam penggerebekan itu, kata Satake, polisi mengamankan barang bukti berupa beberapa lembar sertifikat pelatihan, satu unit ponsel, satu bungkus bekas ampul, satu bungkus jarum jahit medis, satu bungkus pisau bedah medis.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved