Breaking News:

Berita Riau

Omicron Sudah Makan Korban Jiwa, Gubernur Riau Makin Protektif Cegah Penularan, Ini Perintahnya!

Virus Omicron sudah makan korban jiwa. Di Indonesia, sudah ada 2 orang kehilangan nyawa akibat virus varian Omicron ini

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nurul Qomariah
SHUTTERSTOCK/natatravel
Ilustrasi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Virus Omicron sudah makan korban jiwa. Di Indonesia, sudah ada 2 orang kehilangan nyawa akibat virus varian Omicron ini.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menjadi lebih protektif guna mencegah terjadi penularan Covid-19 di Provinsi Riau.

Masuknya virus varian Omicron di Indonesia tak tertutup kemungkinan sudah ada di sejumlah daerah.

Untuk itu, dirinya mengingatkan kepada masyararakat agar tidak melakukan perjalanan ke luar daerah jika tidak ada hal yang penting.

Khususnya ke daerah-daerah yang saat ini sudah ditemukan kasus Omicron.

Selain itu, kata Gubri, protokol kesehatan juga tidak boleh diabaikan.

Sebab dengan menurunnya kasus Covid-19 di Riau saat ini, masyarakat juga semakin abai dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Tidak boleh kita abai, protokol kesehatan harus diperhatikan, jangan lagi ada daerah yang menganggap Covid ini tidak ada lagi," kata Syamsuar, Minggu (23/1/2022).

Gubri Syamsuar bahkan secara khusus melarang ASN untuk melakukan perjalanan dinas keluar kota jika tidak ada urusan yang penting.

Syamsuar tegas tidak akan memberikan izin kepada ASN yang ingin dinas luar jika acara yang akan dihadirinya dianggap tidak terlalu penting.

"Pegawai kita sudah saya ingatkan, kalau tidak ada agenda penting tidak akan kami izinkan, tapi kalau penting tetap kita izinkan," ujarnya.

Sejauh ini, kata Gubri, Kemenpan RB sudah mengeluarkan kebijakan yang ditujukan kepada pemerintah daerah yang melarang pejabat melakukan perjalanan dinas ke luar negeri.

Syamsuar mengingatkan kepada kepala daerah di Riau, termasuk para para pejabat di lingkungan Pemprov Riau agar mematuhi aturan tersebut.

"Sudah ada instruksi dari Kemenpan kepada pemerintah daerah, itu tidak bolehkan ke luar negeri," katanya.

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgio )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved