Breaking News:

Berita Inhu

Ingat Perampasan Nyawa Anak di Inhu karena Sakit Hati Orangtua Dihina? Kini Sidang, Ini Agendanya

Ingat kasus perampasan nyawa anak di Inhu karena sakit hati orangtua dihina? Kini sudah memasuki sidang dengan agenda ini

TRIBUNPEKANBARU.COM/BYNTON SIMANUNGKALIT
Suasana persidangan kasus pembunuhan anak di bawah umur di PN Rengat Inhu. Pelaku sakit hati karena orangtua sering dihina. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Ingat kasus perampasan nyawa anak di Inhu karena sakit hati orangtua dihina? Kini sudah memasuki sidang dengan agenda ini.

Sidang perkara pembunuhan anak di bawah umur dengan terdakwa Priboy Marpaung alias Boy bin Antonius Marpaung yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Rengat memasuki tahap mendengarkan keterangan saksi.

Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu menghadirkan 8 orang saksi.

Demikian disampaikan oleh Kasi Intel Kejari Inhu, Arico Novi Saputra, Selasa (25/1/2022).

Suasana persidangan kasus pembunuhan anak di bawah umur di PN Rengat Inhu. Pelaku sakit hati karena orangtua sering dihina.
Suasana persidangan kasus pembunuhan anak di bawah umur di PN Rengat Inhu. Pelaku sakit hati karena orangtua sering dihina. (TRIBUNPEKANBARU.COM/BYNTON SIMANUNGKALIT)

"Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu Mengajukan delapan orang saksi dalam kasus pembunuhan atas nama terdakwa Priboy Marpaung alias Boy Bin Antonius Marpaung," ujar Arico.

Lebih lanjut, Arico menyampaikan, delapan orang saksi yang dihadirkan, yakni Sudirman Lase, Robin Hood alias Robin Bin Umar Marbun, Jadiaman Marbun alias Pak Aris Bin U Marbun.

Andi Alwi alias Andi Cawi Bin (Alm) Andi, Karisma Bin Zulkarnaen, Saksi Nasib Sari Untung Hutabarat dan Saksi Simon Parulian Marbun alias Simon Bin Jadiman Marbun.

"Pembunuhan yang disertai mutilasi saat ini sudah sampai pada tahap pemeriksaan saksi, harapannya dengan keterangan saksi yang dihadirkan dalam persidangan dapat dijadikan bahan pertimbangan oleh hakim dalam menjatuhkan vonis nantinya,” ujar Arico.

Suasana persidangan kasus pembunuhan anak di bawah umur di PN Rengat Inhu. Pelaku sakit hati karena orangtua sering dihina.
Suasana persidangan kasus pembunuhan anak di bawah umur di PN Rengat Inhu. Pelaku sakit hati karena orangtua sering dihina. (TRIBUNPEKANBARU.COM/BYNTON SIMANUNGKALIT)

“ Kami selaku penegak hukum berharap agar proses persidangan ini berjalan lancar aman dan kondusif," imbuh Arico.

Sebelumnya, JPU mendakwa Priboy Marpaung melanggar pasal 80 ayat 3 junto pasal 76C Undang-undang (UU) RI nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 340 KUHP atau Pasal 338 KUHP.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved