Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Komisi III DPRD Dukung Sekolah Terus Gelar Pembelajaran Tatap Muka Seratus Persen

Pembelajaran tatap muka seratus persen di Kota Pekanbaru, untuk tingkat SMP sudah berjalan lebih tiga pekan. DPRD Pekanbaru beri dukungan.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Pembelajaran tatap muka seratus persen di Kota Pekanbaru, untuk tingkat SMP sudah berjalan lebih tiga pekan. DPRD Pekanbaru beri dukungan. FOTO: Sejumlah siswa SMP Negeri 20 Pekanbaru mengikuti Pembelajaran Secara Tatap Muka (PTM) secara full day, Senin (10/1/2022). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pembelajaran tatap muka seratus persen di Kota Pekanbaru, untuk tingkat SMP sudah berjalan lebih tiga pekan. DPRD Pekanbaru beri dukungan.

Sedangkan untuk tingkat SD, masih berjalan 50 persen.

Komisi III DPRD Pekanbaru yang membidangi pendidikan, tetap mendukung terus dilaksanakannya belajar tatap muka penuh. Sebab, apapun alasannya, lebih efektif dan memajukan dunia pendidikan, untuk belajar tatap muka penuh tersebut.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru H Ervan mengatakan, bahwa adanya rencana evaluasi PTM ini dari Pemko Pekanbaru, juga didukung pihaknya.

Karena evaluasi tersebut merupakan, bagian dari tahapan menuju pelaksanaan sekolah normal lagi.

"Evaluasi itu harus dilakukan. Karena bisa melihat kekurangan atau pun kelebihannya. Itu wajib kita support," sebut H Ervan kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (25/1/2022).

Komisi III DPRD tidak menampik, bahwa pelaksanaan PTM penuh di tingkat SMP belum berjalan maksimal. Kondisi ini diakuinya, karena terlalu lamanya para siswa dan guru belajar daring.

Belum lagi adanya sejumlah warning dan tahapan, yang harus dilakukan semua sekolah. Namun hal ini tidak lah menjadi ukuran, menurunnya semangat para siswa-siswi untuk belajar tatap muka penuh.

"Kita lebih menekankan evaluasi itu kepada proses, bukan kepada minat siswa. Apalagi prokes merupakan hal wajib diterapkan di sekolah. Akan berbeda belajar normal dibandingkan siswa yang belajar pakai prokes," sebutnya.

Politisi Partai Gerindra ini justru ke depan, untuk belajar tatap muka penuh tersebut tidak hanya untuk tingkat SMP. Tapi juga untuk tingkat SD, yang memang sudah lama dinanti-nantikan wali murid.

"Seiring dengan ini juga, kita tidak bosan-bosannya menghimbau wali murid, untuk memastikan anaknya yang sekolah dalam kondisi sehat. Lalu taati prokes, serta menjalankan semua aturan di sekolah. Dengan demikian, apa yang kita harapkan sekolah tatap muka penuh SMP dan SD, akan terealisasi ke depan," harapnya.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT menjelaskan, untuk evaluasi PTM penuh ini, akan digelar pada akhir Januari ini. Ada beberapa skema yang akan dilakukan. Di antaranya dengan menambah jam belajar, serta melihat efektivitas siswa-siswi belajar.

"Kita juga akan mengecek kesehatan para tenaga pendidik. Karena ini juga berpengaruh untuk kelanjutan PTM penuh ke depannya," kata Walikota Firdaus. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved