Breaking News:

Nasdem Riau Buka Posko Laporan Kekerasan Seksual, Ini Dasar Pertimbangannya

Ketua posko kekerasan Seksual Nasdem Chandra Simanjuntak mengatakan tingginya kasus kekerasan seksual termasuk di Provinsi Riau alasan pendirian posko

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: CandraDani
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Riau membuka posko laporan kekerasan seksual di kantor DPW Nasdem di Pekanbaru.

Pihak Nasdem menghimbau bagi korban kekerasan seksual untuk lapor ke kantor mereka.

Ketua posko kekerasan seksual Nasdem Chandra Simanjuntak mengatakan posko ini sudah dibuka sejak sepekan terakhir di Riau.

Posko kekerasan seksual ini dibuka di seluruh kantor DPD Nasdem di Kabupaten dan Kota juga seluruh kantor se-Indonesia.

Dibukanya posko ini didasari karena tingginya kasus kekerasan seksual di Indonesia termasuk di Provinsi Riau sendiri.

Nasdem Riau sendiri sudah menerima satu laporan korban kekerasan seksual di Pekanbaru, pihak Nasdem akan mendampingi korban secara hukum.

"Jadi kami akan dampingi hukum dan pilihan mental korban, kita lengkap semuanya tim disini termasuk psikolog,"ujar Chandra Simanjuntak kepada Tribunpekanbaru.com.

Menurut Chandra adapun laporan yang mereka terima dan akan dampingi yakni kekerasan seksual yang dialami siapapun, terutama anak.

Hanya saja di media sosial posko ini, juga banyak pesan yang masuk direspon banyak masyarakat yang ingin melaporkan sebagai korban.

"Bahkan ada yang bertanya ke kami mau melaporkan, cewek open BO di aplikasi yang menanyakan apakah tidak bayar termasuk kekerasan seksual, tentunya ini tidak bisa kita dampingi,"ujarnya.( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved