Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Anggota DPRD Riau Kesal Pemprov Tidak Libatkan Soal Penyelesaian SPC Batam

Dalam pertemuan itu kata Husaimi Hamidi, pihaknya meminta laporan hasil penyelesaian kasus gedung SPC di Batam, karena hasil audit BPKP sudah keluar

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Persoalan gedung Sumatera Promotion Center (SPC) Batam menjadi persoalan yang rumit, namun pihak Komisi III DPRD Riau menyoroti kinerja Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau yang tidak melibatkan komisi III sebagai mitra kerja dalam penyelesaian kasus aset milik Pemprov Riau.

Demikian dikatakan Ketua komisi III DPRD Riau, Husaimi Hamidi, pihaknya melakukan evaluasi melalui pertemuan dengan BPKAD baru baru ini.

Dalam pertemuan itu kata Husaimi Hamidi, pihaknya meminta laporan hasil penyelesaian kasus gedung SPC di Batam, karena hasil audit BPKP sudah keluar atas gedung SPC tersebut

"Harusnya BPKAD mengirim laporan itu sebelumnya, tapi tidak pernah diberikan pihak BPKAD ke komisi III sebagai mitra kerja. Kalau bermitra jangan begitulah," ujar Husaimi.

Dalam pertemuan tersebut, Husaimi, menjelaskan, BPKAD sudah melakukan penyelesaian kontrak dengan perusahaan 911. Kemudian sudah di bentuk Tim, untuk negosiasi untuk serah terima SPC ke Pemprov Riau.

"Kita tidak tahu, tidak di libatkan, harusnya sebagai pengurus harus dilibatkan,"ujarnya.

Untuk diketahui, Gedung Sumatera Promotion Center merupakan salah satu aset pemerintah Provinsi Riau Dimana Pemerintah Provinsi Riau mempunyai saham paling dominan.

Husaimi mengatakan, kedepannya tidak ada lagi penyelesaian seperti ini diselesaikan sepihak oleh pemerintah, harus melibatkan Dewan sebagai pengawas.

"Harus bersama lah, sehingga kita bisa selesaikan masalah dengan baik,"ujar Husaimi.

( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved