Gadis Muda ini Datangi Dokter Kelamin, Minta Potong Bagian Jenggernya yang Berwarna Hitam
Warna gelap pada organ intim wanita terjadi karena hormon dan juga usia. Perubahan hormon pada wanita biasa terjadi di usia 30 tahun
Penulis: Nolpitos Hendri | Editor: Guruh Budi Wibowo
TRIBUNPEKANBARU.COM - Demi terlihat sempurna di mata kekasih, seorang gadis muda di Taiwan nekat datangi dokter kelamin.
Wanita muda yang berusia 23 tahun itu meminta sang dokter memotong bagian organ intimya yang berwarna gelap.
Gadis itu mengaku tak percaya diri karena warna gelap di bagian organ intimnya itu membuat kekasihnya protes.
Tak ingin kekasihnya selingkuh, ia pun berniat memotong bagian organ intimnya yang berwarna gelap tersebut.
Ditemani sag ibu, wanita muda itu pun terbaring di ranjang klinik.
Dilansir dari Eva.vn, Dr. Chen Baoren yang memeriksa menyatakan jika tidak ada yang salah dengan organ intim gadis tersebut.
Menurutnya, warna gelap pada organ intim wanita terjadi karena hormon dan juga usia.
Dr. Chen Baoren pun menyarankan agar gadis muda itu mewarnai organ intimnya yang berwarna gelap itu dengan warna pink.
"Olahraga seperti berlari dan sering mengenakan celana ketat bisa mengubah warna organ intim wanita, " katanya.
Penyebab
Diwartakan Kompas (4/12/2015), dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Yeni Dhana Sari, mengatakan, ada berbagai faktor yang menyebabkan daerah organ intim wanita itu berwarna gelap.
"Bisa karena jamur. Area vaginanya tidak bersih. Jadi, warnanya tidak cerah," ujar Yeni.
Selain itu, sering menggunakan celana terlalu ketat juga menjadi salah satu penyebabnya.
Daerah organ intim menjadi lembab dan tidak mendapat udara.
Faktor lainnya, lanjut Yeni, adalah perubahan hormonal pada wanita.
Sementara itu, beberapa penelitian juga menjelaskan bahwa miss V ternyata dapat berubah dan akan menghitam seiring bertambahnya usia.
Perubahan hormon pada wanita biasa terjadi di usia 30 tahun
Hal ini terjadi karena adanya perubahan hormon yang umumnya terjadi pada wanita di usia 30 tahun.
Pergeseran hormon yang terjadi bersamaan dengan kehamilan atau penuaan dapat menyebabkan labia minora atau bibir "bagian dalam" miss V yang mengelilingi klitoris dan lubang vagina, menjadi berwarna gelap.
Dikutip Grid.ID dari Grid Health, pada usia 20 tahunan, ini adalah bentuk organ intim yang terbilang dalam bentuk yang sangat baik.
Terutama karena puncak hormon seks wanita, seperti estrogen, progesteron, dan testosteron yang masih baik.
Hormon estrogen bertanggung jawab untuk menjaga agar miss V tetap terlumasi, elastis, dan asam.
Organ intim yang dikelilingi oleh dua set lipatan kulit yang dikenal sebagai labia bagian dalam dan labia luar.
Labia bagian luar mengandung lapisan jaringan lemak.
Sedangkan memasuki usia 30 tahun, labia ini akan mengalami perubahan dan menjadi gelap.
Hal ini terjadi akibat wanita pernah hamil atau melahirkan di usia tersebut.
Bahkan setelah melahirkan, organ intin kewanitaan mungkin kehilangan elastisitasnya dan meregangkan lebih dari biasanya.
Seiring waktu, sebagian besar miss V akan kembali ke ukuran hampir sebelum kelahiran.
Oleh karena itu, sebaiknya sedari dini menjaga kesehatan dan kebersihan miss V agar perubahan tidak terjadi secara cepat.(Tribunpekanbaru.com).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-penyakit-kelamin.jpg)