Breaking News:

Ketahui Gejala Awal Omicron, Mual, Hilang Nafsu Makan Bisa Jadi Terinfeksi Covid-19 Varian Omicron

Peningkatan kasus positif Covid-19 varian omicron di Indonesia terus bertambah, upaya menekan penularan terus dimaksimalkan, penerapan Prokes Ketat

Editor: Ilham Yafiz
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Ilustrasi Covid-19 Varian Omicron. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Peningkatan kasus positif Covid-19 varian omicron di Indonesia terus bertambah, upaya menekan penularan terus dimaksimalkan, penerapan Prokes Ketat wajib dilakukan.

Ketahui cara mengetahui terinfeksi Omicron Karena infeksi varian Omicron Covid-19 yang terus menyebar ke seluruh dunia, ada laporan bahwa gejala varian ini berbeda dengan varian SARS-CoV-2 lainnya.

Komplikasi yang terkait dengan infeksi virus corona dapat berlanjut selama berbulan-bulan bahkan setelah pulih. Ini berlaku bahkan untuk pasien yang menderita infeksi ringan hingga sedang.

Melansir livemint.com, demam, batuk, kelelahan, kehilangan rasa atau bau adalah gejala paling umum dari Omicron. Dr Sonam Solanki, konsultan pulmonologist dan bronchoscopist, Rumah Sakit Masina mencantumkan gejala Omicron yang harus diwaspadai.

Bagaimana Anda tahu bahwa Anda terinfeksi varian Omicron?

“Gejala-gejala omicron umumnya dimulai dengan sakit badan, kelemahan umum, kelelahan, sakit kepala dan demam di hari-hari awal dan akhirnya mereka mungkin juga mengembangkan batuk yang kadang-kadang kering disertai pilek di mana ada air dari hidung, bersin, dll.

Batuk biasanya kering yang sembuh dalam beberapa hari ke depan. Sebagian besar yaitu 80% pasien, demam sembuh selama 3 hari pertama dan jika tidak, maka itu menjadi tanda infeksi sedang hingga berat yang memerlukan pemantauan ketat,” kata Dr Sonam Solanki.

Dia menambahkan, melakukan isolasi pada waktu yang tepat dan mencegah penyebaran infeksi dari diri Anda ke anggota keluarga Anda yang lain adalah kuncinya. Itulah sebabnya mengapa menggunakan antigen cepat adalah kunci utama.

Jika antigen cepat negatif dan Anda masih menunjukkan gejala, RT-PCR akan memastikan bahwa Anda tidak melewatkan kasus covid Omicron. Anda harus memastikan bahwa Anda tidak akan menyebarkannya ke lebih banyak orang.

Bahkan jika Anda harus keluar, tetaplah menggunakan masker dengan benar. Dokter menyarankan, ketika Anda memiliki gejala dan harus keluar karena alasan apa pun Anda harus menggunakan masker N95.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved