Breaking News:

Beragam Aroma Bau Khas Vagina Ternyata Punya Tanda Kesehatan, Cek di Sini

Ditambah lagi, selangkangan mengandung kumpulan kelenjar keringat, jadi, tidak mengherankan bukan jika vagina memiliki bau?

FOTO : SIMPLEPICKUP
ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Vagina memiliki bau yang khas dikarenakan adanya mikroflora atau bakteri baik yang berfungsi menjaga keasaman pada area intim wanita.

Namun, beberapa kondisi membuat organ kewanitaan ini bisa berbau tidak sedap bahkan menganggu aktivitas sehari-hari.

Dijelaskan dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin, dr Eyleny Meisyah Fitri, Sp.KK, ada tiga jenis bau vagina yang harus Anda ketahui, yakni amis, busuk dan agak asam. Dia secara khusus menyoroti bau amis pada vagina.

Pasalnya, vagina bisa berbau sangat amis bisa mengindikasikan adanya penyakit bakterial vaginosis atau terganggunya keseimbangan mikroflora pada vagina.

Ketika terinfeksi penyakit ini, vagina bisa mengeluarkan bau amis menyengat yang bahkan dapat tercium oleh orang-orang di sekitar.

"Jadi baunya cukup mengganggu, dan biasanya kalau bakterial vaginosis ini, pada saat berhubungan intim, setelahnya (berhubungan intin) baunya (vagina) lebih amis lagi," beber dr Eyleny dalam webinar, Selasa (8/2/2022).

Meski demikian, dokter tidak akan serta merta mendiagnosis bakterial vaginosis hanya dari bau saja.

Eyleny menjelaskan bahwa dokter juga akan memeriksa pH untuk mengetahui penyebab pasti dari bau amis pada vagina.

Vagina yang sehat Lantas, seperti apa bau vagina yang sehat? Eyleny mengatakan, secara umum (kalau vagina) ada bau tapi enggak ada keluhan di tubuh, biasanya baik-baik aja.

 Artinya aman.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved