Breaking News:

Berita Pelalawan

Pekerja Tewas Kecelakaan Kerja di Pabrik Kelapa Sawit, Bupati Pelalawan Janji Evaluasi Izin PT MAS

Bupati Pelalawan bakal evaluasi izin PT MAS pascakecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja Sabtu lalu

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Bupati Pelalawan H Zukri bakal evaluasi izin PT MAS pascakecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja Sabtu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang karyawan di PT Makmur Andalan Sawit (MAS) Desa Dusun Tua, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan Riau pada Sabtu (5/2/2022) lalu tampaknya berbuntut panjang.

Bupati Pelalawan H Zukri turut menyoroti kematian seorang karyawan saat bekerja di areal Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT MAS.

Pekerja itu meregang nyawa setelah jatuh dari atas PMKS ketika bertugas memperbaiki atap pabrik.

Hal ini patut dipertanyakan, terlebih menyangkut nyawa karyawan.

"Seharusnya keselamatan pekerja itu yang utama. Kita akan evaluasi izin-izin PT MAS ini," kata Bupati Zukri kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (11/2/2022).

Zukri menyampaikan, kecelakaan kerja yang menyebabkan pekerja kehilangan nyawa cukup tragis harus dihubungkan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang digunakan perusahaan saat bekerja.

Kemudian menelisik penerapan standar keselamatan atau safety yang dijalankan karyawan.

Hingga persoalan tenaga kerja yang diberdayakan diwilayah operasional perusahaan perkebunan kelapa sawit itu.

Zukri menyoroti PT MAS bukan kali ini saja.

Beberapa waktu yang lalu, Zukri dan sejumlah pejabat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PMKS PT MAS dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

Proses sortase buah dari petani yang diterapkan PT MAS sangat memberatkan warga.

Hingga dicek langsung ke lokasi penyortiran buah dan pabriknya.

Tak hanya itu, Wakil Bupati Pelalawan H Nasarudin SH MH juga sempat geram beberapa waktu lalu ke manajemen PT MAS.

Lantaran kurang peka mendukung penanggulangan Covid-19 kepada pekerja yang terkonfirmasi positif.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved