Breaking News:

Video Berita

VIDEO Viral Aksi Dugaan Pungli Berkedok Uang Parkir oleh Ormas, Mulai Rp 300 hingga Rp 700 Ribu

Anak pemilik warung bernama Putri Utami Lubis (24) menyebut, Ormas itu meminta uang bulanan mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 700 ribu.

Editor: jefri irwan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Viral di media sosial sebuah video yang menunjukkan aksi dugaan pungutan liar oleh Ormas yang terjadi di Jalan Denai, Medan pada Jumat (11/2/2022).

Dalam video tampak aksi cekcok antara juru parkir dan pemilik warung.

Anak pemilik warung bernama Putri Utami Lubis (24) menyebut, Ormas itu meminta uang bulanan mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 700 ribu.

Ia mengatakan, besaran uang yang diminta terus bertambah setiap bulannya, dari Rp 300 ribu kemudian meningkat jadi Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu.

Putri menyebut, pihaknya membayarkan uang bulanan itu agar pembelinya tak perlu lagi membayar parkir.

Namun pembelinya tetap saja dimintai uang parkir meski pihaknya sudah membayarkan uang bulanan.

"Awalnya minta Rp 300 ribu. Lalu naik Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu. Kami ini sudah bayar bulanan biar parkir pembeli tidak lagi dikutip. Namun nyatanya masih dikutip," katanya.

Atas kejadian itu, ia merasa keberatan lantaran hanya usahanya yang dimintai uang bulanan.

"Kami yang dimintai. Segitu banyaknya loh dimintain. sementara banyak teman jalan ini yang kami tanya juga diselidiki enggak sampai segitu bayarnya. Kenapa cuma kami yang alami," ucapnya.

Dalam kejadian ini, dirinya meminta surat surat resmi, surat perintah yang dari pusat ke para juru parkir.

Namun mereka tak bisa menunjukkan, kemudian sore harinya, orang yang sama kembali menemuinya dengan beberapa orang lain berseragam ormas.

Mereka marah dan menyebut Putri dan keluarganya tak bisa lagi berjualan bila tak membayar uang bulanan.

Sementara usaha yang dijalankan orangtuanya sudah puluhan tahun.

"Kami jualan bukan kemarin. Tapi sudah bertahun-tahun di sini. Sudah hampir 25 tahun," kata Putri.

Dikutip dari Tribun-Medan.com, Sabtu (12/2/2022), setelah viral dan mengundang perhatian banyak pihak, preman yang melakukan pemalakan dan korban kini telah berdamai.

Hal itu dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Philip.

"Sudah. Sudah berdamai," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul KISRUH Pungli Berkedok Uang Parkir, Akhirnya Si Preman Berdamai dengan Pedagang Mie Balap

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved