Breaking News:

Pompong Tengelam di Sungai Kampar

Kronologi Pompong Tengelam di Pelalawan, 6 Penumpang Tewas di Sungai Kampar

Kronologi insiden kapal pompong tenggelam di Sungai Kampar Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Ist
Kronologi insiden kapal pompong tenggelam di Sungai Kampar Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Minggu (13/2/2022) siang. Sebanyak enam orang warga menjadi korban yang meninggal dunia. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kronologiinsiden kapal pompong tenggelam di Sungai Kampar Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Minggu (13/2/2022) siang.

Sebanyak enam orang warga menjadi korban yang meninggal dunia.

Kapal kayu bermotor itu mengangkut 12 penumpang dan satu orang nahkoda.

Baca juga: BREAKING NEWS: Perahu Pompong Tenggelam di Sungai Kampar Pelalawan, 6 Orang Meninggal Dunia

Kapal karam di seberang dermaga Teluk Meranti sekitar pukul 12.30 WIB yang menyebabkan enam orang meninggal dunia dan tujuh orang selamat.

Proses penyelamatan dan evakuasi melibatkan banyak pihak.

Kronologi insiden kapal pompong tenggelam di Sungai Kampar Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Minggu (13/2/2022) siang. Sebanyak enam orang warga menjadi korban yang meninggal dunia.
Kronologi insiden kapal pompong tenggelam di Sungai Kampar Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Minggu (13/2/2022) siang. Sebanyak enam orang warga menjadi korban yang meninggal dunia. (Ist)

"Kapalnya terbalik sebelum tiba di seberang Teluk Meranti. Nelayan yang pertama kali melihat dan melakukan pertolongan," beber Camat Teluk Meranti, Zakirman, kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (13/2/2022).

Berdasarkan keterangan saksi mata, lanjut Camat Zakirman, para penumpang merupakan pekerja kebun karet yang sehari-hari beraktifitas sebagai penyadap karet di seberang Teluk Meranti.

Mereka berangkat dari seberang menggunakan kapal kayu bermotor menuju dermaga Teluk Meranti.

Para penumpang yang kebanyakan perempuan ini hendak ke Pasar Teluk Meranti yang dibuka setiap hari Minggu, untuk berbelanja keperluan.

Setelah selesai belanja, mereka kembali ke seberang Teluk Meranti yang merupakan lokasi kerja yang juga tempat tinggal warga yang berasal dari Pulau Nias, Sumatera Utara itu.

Dalam perjalanan pulang, kira-kira 300 sampai 500 meter menuju daratan di seberang, air Sungai Kampar masuk dari arah depan pompong.

Kronologi insiden kapal pompong tenggelam di Sungai Kampar Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Minggu (13/2/2022) siang. Sebanyak enam orang warga menjadi korban yang meninggal dunia.
Kronologi insiden kapal pompong tenggelam di Sungai Kampar Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Minggu (13/2/2022) siang. Sebanyak enam orang warga menjadi korban yang meninggal dunia. (Ist)

"Ibu-ibu itu reflek berpindah ke barisan belakang yang awalnya di depan. Itulah yang membuat kapal oleng dan tak seimbang," tandas Camat Zakirman.

Setelah penumpang berpindah ke bagian belakang, kapal kayu bermotor itu terbalik dan menyebabkan semua isi kapal tenggelam ke sungai yang terkenal dengan Ombak Bono itu.

Para nelayan ternyata melihat insiden itu dan berupaya melakukan pertolongan dan sekaligus mencari bantuan.

Proses penyelamatan dan pencarian korban melibatkan Satpol Air Polres Pelalawan, Polsek Teluk Meranti, TNI, Tagana, Perintah Kecamatan Teluk Meranti, serta para masyarakat maupun nelayan.

Belasan Speedboat dan kapal dikerahkan untuk mencari para korban.

Proses pencarian dimulai pukul 13.00 WIB oleh tim gabungan dengan menggunakan peralatan yang ada.

Hingga jam 16.30 WIB, semua korban berhasil ditemukan, enam orang meninggal dunia dan tujuh orang selamat.

"Saat ini jenazah para korban masih di Puskesmas Teluk Meranti menunggu keputusan dari pihak keluarga untuk dikebumikan dimana," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved