Berita Siak
Gawat, Siak Diserang 60 Kasus Covid-19, Adakah Omicron?
Kasus aktif Covid 19 di kabupaten Siak kembali marak. Senin (14/2/2022) terdapat sebanyak 60 kasus aktif. Apakah ada varian Omicron di Siak?
Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Kasus aktif Covid 19 di kabupaten Siak kembali marak. Senin (14/2/2022) terdapat sebanyak 60 kasus aktif di berbagai kecamatan di kabupaten Siak. Apakah ada varian Omicron di Siak?
Juru Bicara Satgas Covid 19 Kabupaten Siak L Budhi Yuwono mengatakan, munculnya kembali kasus Covid 19 di kabupaten Siak sejak seminggu belakangan. Dari 60 kasus aktif sebanyak 40
orang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sedangkan 20 orang lagi sedang menjalani isolasi terkoordinir di asrama haji Siak dan mes perusahaan di Perawang.
“Sebaran kasus Covid 19 ini terdapat di Tualang sebanyak 30 kasus, kecamatan Siak 16 kasus, Minas 4 kasus, Koto Gasib 1, Mempura 1, Kandis 3 kasus dan Dayun sebanyak 5 kasus,” kata Budhi.
Pasien yang terkonfirmasi positif Covid–19 yang dirawat tersebar di beberapa tempat. Rinciannya ada di RSUD Tengku Rafian 3 orang, RSUD Type D Perawang 2, RS Ibnu Sina 2 orang, RS Eka Hospital 2 orang, RS Tentara Pekanbaru 1 orang, Asrama Haji Siak 5 orang, mes perusahaan PT Ivomas 2 orang, mes PT IKPP 2 orang, dan mes PGI 1 orang. Selebihnya isolasi mandiri sebanyak 40 orang.
“Kemarin (Minggu) baru 54 kasus aktif di Siak. Pada Senin ini bertambah 6 kasus sehingga total kasus aktif 60 orang,” kata dia.
Budhi menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan adanya varian Omicron masuk ke Siak. Namun berdasarkan penjelasan Menkes RI bahwa sebanyak 10 persen dari total kasus biasanya adalah varian Omicron.
“Dari penjelasan kementrian kesehatan begitu rumusnya, bukan berarti Omicron sudah terdeteksi di Siak. Kita akan terus pantau perkembangan ke depan,” kata dia.
Bertambahnya kasus tersebut menambak grafik data bahwa orang Siak yang pernah positif Covid 19 sebanyak 9.748 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 9.336 orang berhasil sembuh dan 352 orang meninggal dunia.
“Kita meminta masyarakat tetap menjaga diri dengan penerapan protokol kesehatan, mengikuti vaksinasi berdasarkan program pemerintah atau secara mandiri serta tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan,” kata dia. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-corona-1.jpg)