Breaking News:

Prancis Tampar Australia, Jual Rafale & Kapal Selam ke Indonesia Tancapkan Pengaruh di Indo-Pacific

Prancis tancapkan pengaruh kuat di Indo-Pacific dengan menjual alat peralatan tempur mereka Jet Rafale Kapal Selam ke Indonesia.

Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: Ilham Yafiz
INDRANIL MUKHERJEE / AFP
Kapal Selam Scorpene buatan Prancis Milik Angkatan Laut India. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Prancis tancapkan pengaruh kuat di Indo-Pacific dengan menjual alat peralatan tempur mereka Jet Rafale dan Kapal Selam ke Indonesia.

Tak hanya itu saja, Prancis juga sukses menjual radar serta amunisi ke Indonesia.

Kesusksesan menjual peralatan tempur ini sekaligus menampar Australia yang memilih bergabung dengan aliansi Inggris Amerika, Atau AUKUS mereka.

Australia sebelumnya membatalkan kontrak Kapal Selam Prancis dan memilih aliansi baru AUKUS.

Penjualan Rafale 42 memberikan kredibilitas pada strategi Prancis di Indo-Pasifik.

Prancis menancapkan pengaruh kuat di kawasan strategis ini.

Indonesia dan Prancis telah menandatangani beberapa kesepakatan yang mencakup seluruh spektrum kemampuan udara ( Rafale), angkatan laut (kapal selam), darat (amunisi) dan luar angkasa (satelit observasi).

Kesuksesan ini sekaligus bentuk tamparan keras untuk semua pihak yang meragukan pengaruh Prancis di Indo-Pasifik setelah sikap Australia yang sepihak membatalkan pembelian Kapal Selam mereka.

"Penjualan 42 unit Rafale ke Indonesia adalah penjualan yang jelas-jelas memberikan kredibilitas, jika perlu, untuk strategi Indo-Pasifik Prancis," tegas juru bicara Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis Herve Grandjean seperti diberitakan Latribune.

Sebelumnya Australia mengkhianati Prancis dengan memilih aliansi Anglo-Saxon AUKUS (Amerika Serikat, Inggris Raya).

Paris telah mampu bangkit kembali dari pengkhianatan Australia dalam kerjasama militer mereka.

Kontrak 42 Rafale dan kemungkinan pesanan untuk dua kapal selam Scorpne memungkinkannya menjadikan Indonesia sebagai pemilik Alutsista yang teratas di Indo-Pasifik.

Latribune juga memberitakan jika Indonesia juga merupakan negara kedua di wilayah Indo-Pasifik yang mengakuisisi Rafale setelah India.

"Tatanan baru ini memperkuat kemitraan kita di Indo-Pasifik," ujar Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam cuitannya di Twitter.

Prancis menyebut Indonesia sebagai mitra penting bagi Paris di Asia.

( Tribunpekanbaru.com )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved