Video Berita
VIDEO: Nelayan Temukan Mayat Mengapung di Laut Perairan Kuala Selat Inhil
Menurut Afrisal, berdasarkan identitas KK yang ditemukan, identitas korban di duga bernama Aha Muhaidi Bin Isya berusia 20 tahun dengan alamat tertera
Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: David Tobing
TRIBUNPEKANBARU.COM, KATEMAN – Masyarakat Kecamatan Kateman dihebohkan dengan penemuan mayat seorang laki - laki di Perairan Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil, Riau.
Mayat tersebut ditemukan terombang ambing dengan kondisi yang memprihatinkan di permukaan air oleh warga setempat, Rabu (16/2/22) sekira pukul 08.30 WIB.
Mayat pertama kali ditemukan oleh 2 orang nelayan yang berangkat dari Desa Kuala Selat untuk melaut menggunakan pompong.
Namun sekitar 20 menit perjalanan, satu diantara saksi melihat benda bergerak mengapung di tengah laut dengan jarak sekitar 20 meter dari pompong.
Selanjutnya kedua saksi mendekat ke arah benda tersebut dan menemukan sesosok mayat dengan kondisi telentang di atas permukaan air laut.
Saksi melihat ada tas yang terkait di tubuh korban dan membuka tas kecil milik korban, di temukan Kartu Keluarga atau KK atas nama Isya dan foto seorang laki - laki menggunakan seragam sekolah dengan tanda pengenal atas nama korban.
Selanjutnya saksi menghubungi pihak desa dengan menunggu dekat dengan mayat tersebut.
Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kapolsek Kateman Kompol R Afrisal menjelaskan, sekira pukul 09.00 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Kuala Selat mendapat informasi dari masyarakat bahwa di temukan sesosok mayat di tengah perairan Desa Kuala Selat.
“Setelah mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas, anggota Polsek Kateman melakukan cek TKP dengan berangkat menuju Desa Kuala Selat menggunakan speedboat,” ungkap Kapolsek kepada Tribun Pekanbaru, Kamis (17/2/22).
Lebih lanjut Kapolsek menerangkan, setelah sampai di Desa Kuala Selat, anggota polsek langsung menuju ke tengah laut di dampingi oleh Sekdes Kuala Selat dan Kapustu Desa Kuala Selat.
Sekitar 20 menit perjalanan di temukan sesosok mayat dalam kondisi tertelentang, di sekitar mayat tersebut terdapat beberapa warga memantau dari atas pompong.
Selanjutnya mayat tersebut di evakuasi ke Desa Kuala Selat dan dibawa ke Pustu Desa Kuala Selat untuk dilakukan pemeriksaan oleh Kapustu.
Berdasarkan keterangan Kapustu, setelah melakukan pemeriksaan bagian tubuh luar korban tidak di temukan adanya tanda kekerasan.
“Korban diduga sudah meninggal kurang lebih 1 minggu. Yang bersangkutan bisa kemungkinan di duga korban kapal tenggelam yang hanyut hingga ke Perairan Kuala Selat,” jelas Afrisal.
Menurut Afrisal, berdasarkan identitas KK yang ditemukan, identitas korban di duga bernama Aha Muhaidi Bin Isya berusia 20 tahun dengan alamat tertera di KK KP Cibogo Situterate, Kecamatan Cikande, Kota Serang, Provinsi Banten.
“Korban dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk selanjutnya di bawa anggota saya ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk otopsi. Keluarganya sudah bisa juga kami hubungi, tinggal di Banten. Kami lacak dari data Vaksin dan NIK KK nya oleh Pcare Polsek Kateman,” pungkas Kapolsek.
(Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).