Breaking News:

Video Berita

VIDEO Viral Oknum Polisi Diduga Pukul Petugas Kebersihan di Payakumbuh, Kapolda: Tak Ada Toleransi

Keduanya langsung menyeret sopir truk yang belakangan diketahui sebagai petugas kebersihan. pria berbaju hitam langsung melayangkan pukulannya.

Editor: jefri irwan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sebuah video yang memperlihatkan oknum polisi diduga melakukan penganiayaan pada petugas kebersihan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Polisi mengatakan bahwa peristiwa ini berawal ketika teman pengemudi truk mengeluarkan kata-kata kotor ke pengemudi minibus.

Terkait dengan hal ini, Kapolda Sumbar memastikan tak akan memberikan toleransi terhadap oknum polisi tersebut.

Dalam video yang beredar tampak dua orang pria masing-masing berbaju kemeja babu-abu dan hitam yang turun dari minibus dan menghampiri sebuah truk di belakangnya.

Keduanya langsung menyeret sopir truk yang belakangan diketahui sebagai petugas kebersihan keluar kendaraan.

Setelah sopir keluar, pria berbaju hitam langsung melayangkan pukulannya ke pria tersebut.

Akibat pukulan tersebut, sopir truk sempat terjatuh.

Sedangkan pria berbaju abu-abu tampak hanya memegangi badan sopir truk.

Pemukulan berhenti setelah warga datang melerai.

Dikutip dari Kompas.com, Kasatreskrim Polres Payakumbuh AKP Oknopilindo membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi.

Menurut Oknopilindo, peristiwa terjadi pada Senin (14/2) di Kecamatan Situjuh Lima Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota.

Ia menjelaskan, bahwa peristiwa ini dipicu teman sopir truk melontarkan kata kasar kepada pengemudi minibus.

"Peristiwa terjadi pada Senin (14/2/2022) di Kecamatan Situjuh Lima Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota. Diduga karena teman sopir (truk) mengeluarkan kata-kata kotor ke pengemudi minibus," kata Oknopilindo yang dihubungi Kompas.com, Rabu (16/2/2022).

Oknopilindo membenarkan bahwa pria berkemeja abu-abu merupakan anggota kepolisian yang bertugas di Polsek Situjuah Lima Nagari.

Meski tak melakukan pemukulan, oknum polisi tersebut tetap diproses sesuai dengan ketentuan yang ada.

Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa menyatakan akan menyerahkan kasus ini ke Polres Payakumbuh.

Teddy telah menginstruksikan bahwa proses penegakan hukum tak akan tebang pilih.

"Tetap saya proses. Jadi saya tidak ada toleransi, siapapun yang melanggar ketentuan hukum. Ya, ada sanksinya," kata Irjen Pol Teddy Minahasa.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved