Breaking News:

Berita Pekanbaru

53 Ribu Lebih Anak di Pekanbaru Masih Belum Suntik Vaksin Covid-19, Orangtua Ragu

Sejumlah orangtua di Pekanbaru masih keberatan bila anaknya mendapat suntikan vaksin Covid-19.

Penulis: Fernando | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Sejumlah orangtua di Pekanbaru masih keberatan bila anaknya mendapat suntikan vaksin Covid-19. FOTO: Satu anak mendapat suntikan vaksin di SDN 36 Pekanbaru, Jumat (21/1/2022) dalam vaksinasi serentak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejumlah orangtua masih keberatan bila anaknya mendapat suntikan vaksin Covid-19. Mereka masih ragu dengan dampak vaksin terhadap anak.

Keraguan ini dirasakan oleh Sari. Ibu rumah tangga di Kawasan Sidomulyo, Kota Pekanbaru mengaku masih ragu ketika anaknya harus vaksin.

Apalagi sudah ada surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru yang menganjurkan peserta didik untuk vaksin lebih dahulu. Mereka bisa mengikuti pembelajaran tatap muka atau PTM setelah suntik vaksin.

"Kalau saya masih ragu anak saya vaksin, kalau memang online ya ikut belajar online saja dulu," terangnya kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (20/2/2022).

Ibu dua anak ini menyayangkan bila kebijakan vaksin bagi anak-anak itu wajib. Padahal sebelumnya putranya masih boleh belajar tatap muka tanpa harus suntik vaksin terlebih dahulu.

"Kami orangtua berharap nantinya surat edaran itu direvisi, kalau imbauan tak apa. Ini seolah olah wajib harus vaksin, kalau tak vaksin tak boleh ke sekolah," keluhnya.

Banyaknya orangtua yang ragu anaknya vaksin berdampak kepada capaian vaksin anak. Capaian vaksinasi anak usia enam hingga sebelas tahun untuk dosis pertama masih di bawah 50 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy mengatakan bahwa capaian vaksinasi anak dari Januari hingga jelang akhir Februari 2022 mencapai 48,08 persen untuk dosis pertama.

Jumlah anak yang sudah suntik vaksin dosis pertama mencapai 49.529 orang. Sedangkan anak-anak yang sudah mendapat suntikan vaksin dosis kedua baru mencapai 20,08 persen.

"Maka kita pun melakukan percepatan vaksinasi bagi anak-anak," paparnya.

Saat ini sesuai data dari dinas kesehatan ada 53.488 anak yang belum mendapat suntikan vaksin sama sekali.

Ia mengimbau agar orangtua bisa membawa anaknya untuk suntik vaksin dosis pertama dan dosis kedua.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved