Breaking News:

Berita Pelalawan

Polisi Meringsek Masuk Rumah, Pengedar di Pelalawan Tak Bisa Mengelak, Sabu Disimpan di Tempat Ini

Polisi meringsek masuk rumah, pengedar di Pelalawan tak bisa mengelak. Sabu disimpan di dalam toples

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
AZ, pengedar sabu di Pelalawan yang tak bisa mengelak saat polisi meringsek masuk rumahnya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Polisi meringsek masuk rumah, pengedar di Pelalawan tak bisa mengelak. Sabu disimpan di dalam toples.

Pengedar di wilayah Kecamatan Bandar Seikijang itu diciduk oleh Tim Opsnal Satuan Reserse (Satres) Polres Pelalawan pada Jumat (18/2/2022) pekan lalu.

Pria tersebut berinisial AZ (24) yang tinggal di Desa Kiyap Jaya Kecamatan Bandar Seikijang, Pelalawan.

AZ diamankan polisi dari dalam rumahnya sekitar pukul 17.00 wib. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari AZ yang disimpan dalam rumahnya.

Sehingga ia tidak bisa bekutik lagi saat digelandang polisi ke Mapolres.

"Tersangka AZ berperan sebagai pengedar narkotika. Saat ini kasusnya ditangani penyidik Satres Narkoba Polres Pelalawan," papar Kasubbag Humas Polres Pelalawan, AKP Edy Harianto kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (20/2/2022).

Adapun barang bukti yang disita polisi dari tangan tersangka AZ yakni tiga paket narkotika jenis sabu-sabu seberat 2,5 gram.

Mainan toples, tiga bal plastik bening klep merah, sebuah bong atau alat isap sabu, satu timbangan digital, dan dua unit telepon genggam.

Berawal dari informasi yang diterima Satres Narkoba Polres Pelalawan jika di rumah AZ yang terletak di Desa Kiyap Jaya, Bandar Seikijang sering terjadi transaksi narkoba.

Berdasarkan informasi tersebut Tim Opsnal Satres Narkoba melakukan penyelidikan dan penyidikan ke lapangan.

Setelah diketahui identitasnya, polisi langsung menggerebek AZ di dalam rumahnya.

Ia tidak bisa mengelak lagi saat polisi meringsek masuk ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selanjutnya dilakukan penggeledahan oleh petugas dan ditemukan sebuah mainan toples di kamarnya.

Ketika diperiksa ternyata toples tersebut berisi sabu-sabu, plastik bening, hingga timbangan digital serta bong sabu.

Saat diinterogasi, AZ mengakui serbuk putih memabukkan itu merupakan miliknya.

Ia mendapat barang haram itu dari temannya berinisial IZ yang bertransaksi melalui telepon.

"Saat petugas menghubungi IZ ternyata tidak aktif lagi. Kemudian IZ masuk dalam daftar DPO," pungkas Edy Harianto.

Selanjutnya semua barang bukti dan tersangka AZ dibawa ke Mapolres Pelalawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved