Video Berita
VIDEO: Macet Parah di Simpang Beringin Pelalawan, Bupati Akan Panggil Pihak Kontraktor
Kemacetan parah yang disebabkan proyek perbaikan Jalan Lintas Timur (Jalintim) di Desa Simpang Beringin Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawa
Penulis: johanes | Editor: David Tobing
TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Kemacetan parah yang disebabkan proyek perbaikan Jalan Lintas Timur (Jalintim) di Desa Simpang Beringin Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan ke Pasir Putih Kota Pekanbaru dalam satu pekan ini, telah sampai ke telinga Bupati Pelalawan H Zukri.
Bupati Zukri mengaku banyak warga yang melaporkan kondisi antrian panjang di perbaikan Jalintim perbatasan Pelalawan dengan Pekanbaru itu.
Keluhan disampaikan secara langsung maupun dari via aplikasi pesan ke nomor ponselnya. Untuk itu, Pemda bergerak cepat dan langsung memanggil kontraktor pelaksana proyek perbaikan Jalintim itu yakni PT Ady Karya.
"Kita sudah memanggil pihak kontraktor, karena pengaduan masyarakat yang masuk sangat banyak ke saya pribadi. Macet panjang dan antrian yang sangat lama. Ini bisa berakibat buruk," kata Bupati Zukri kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (18/2/2022).
Zukri menyampaikan, jika kondisi ini dibiarkan terus menerus menimbulkan efek negatif, khususnya bagi masyarakat dan Pemda Pelalawan. Para pegawai yang tinggal di Pekanbaru akan sulit berangkat ke kantor karena terhalang antrian panjang. Selain itu, perekonomian masyarakat bisa terganggu karena sembako maupun barang dagangan yang dibawa mengalami keterlambatan. Belum lagi pasokan BBM hingga kebutuhan pokok lainnya.
Zukri menegaskan kepada manajemen PT Adhy Karya harus mengatur sistem buka tutup kendaraan yang melintas areal proyek. Mobil dari arah Pekanbaru maupun dari Pangkalan Kerinci harus dikendalikan dengan baik dan terukur. Agar tidak menimbulkan kemacetan panjang dan antrian yang sangat lama.
"Jika mereka belum bisa mengatur buka tutup jalan yang baik dan tak menimbulkan macet, pekerjaannya akan kita hentikan. Kita tegas dalam masalah ini," pungkas Zukri.
Pemda akan memantau sistem buka tutup yang dilakukan kontrak beberapa hari kedepan setelah pertemuan tersebut. Untuk melihat kondisi arus lalu lintas di areal proyek perbaikan jalan.
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)