Breaking News:

Waduh, Efikasi Vaksin Covid Menurun: 2,4 Juta Orang Harus Disuntik Ulang Dosis Pertama

Efikasi vaksin adalah tingkat kemanjuran vaksin dalam melawan suatu penyakit pada orang yang sudah divaksinasi saat tahap uji klinis.

TRIBUNPEKANBARU/DODI VLADIMIR
Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 ke seorang anak di SD Negeri 36 Pekanbaru, Rabu (12/1/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pandemi Covid-19 hingga kini belum berakhir.

Disamping itu proses vaksinasi terus digesa.

Kini, sebanyak 2,4 juta orang di seluruh Indonesia harus mengulang vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Mereka diharuskan mengulang karena vaksin dosis pertamanya dianggap hangus.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan ( Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi.

“Ada 2,4 juta (penerima vaksin Covid-19 dosis pertama yang harus mengulang)," kata Nadia saat dihubungi Kompas.com, Jumat (18/2/2022).

Apa penyebab vaksin dosis 1 bisa dianggap hangus?

Ia menuturkan, berdasarkan studi yang dilakukan, seseorang yang tidak kunjung mendapat dosis kedua setelah 6 bulan menerima dosis pertama, efikasi vaksinnya menjadi menurun.

Efikasi vaksin adalah tingkat kemanjuran vaksin dalam melawan suatu penyakit pada orang yang sudah divaksinasi saat tahap uji klinis.

“Ini kan ada studi yang mengatakan setelah 6 bulan terjadi penurunan efikasi vaksin, apalagi kalau hanya dosis 1 kan masih 50 persen efikasinya," jelas Nadia.

Karena itu, demi mendapatkan efikasi yang semestinya, masyarakat yang termasuk dalam kategori di atas diminta untuk mengulang vaksinasi dosis pertamanya. Mereka yang memiliki kondisi demikian disebut juga "sasaran drop out".

Hal itu sebagaimana dijelaskan dalam Surat Edaran (SE) Nomor SR.02.06/II/921/2022 tentang Pemberian Vaksinasi Covid-19 bagi Sasaran yang Drop Out.

Berdasarkan data Dashboard Vaksinasi Kemenkes, Hingga Jumat (18/2/2022), sudah ada 189.307.384 orang yang mendapatkan dosis pertamanya

Namun, dengan keberadaan 2,4 juta orang yang dimaksud Nadia, otomatis beban vaksinasi akan kembali sedikit bertambah.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved