Breaking News:

Bak Ayam Mati di Lumbung Padi, Rakyat Indonesia Ngantre 4 Jam Demi Minyak Goreng

Produksi sawit Indonesia mencapai 43,5 juta ton dengan pertumbuhan rata-rata 3,61 persen per tahun. Paling tinggi di dunia.

istimewa
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan inspeksi mendadak (sidak) pemberlakukan minyak goreng murah dibeberapa ritel modern di Pekanbaru, Rabu (19/1/2022). 

Kalaupun ada, katanya, harganya mahal berkisar antara Rp 18.500 hingga Rp 22.000 per liter.

"Dulu minyak jelantah saya buang. Sekarang saya pakai sampai habis," ujarnya.

Warga Jalan Muradi, Blitar, Triani mengaku ikut mengantre minyak goreng murah dengan alasan serupa.

"Saya buka warung makan, nasi pecel, kalau minyak goreng mahal tambah gak dapat untung," kata dia.

Triani mengeluhkan kenapa situasi seperti ini terjadi.

"Kenapa ini harus mengantre. Padahal kita beli, memberikan fotokopi KTP, tapi harus mengantre," katanya.

Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan mendistribusikan minyak goreng kemasan sebanyak 10.000 liter seharga Rp 13.500 per liter melalui operasi pasar pada Rabu.

Operasi pasar digelar di dua pasar tradisional yang ada di Kota Blitar, yaitu Pasar Legi dan Pasar Pon. Selain itu, operasi pasar juga digelar di sejumlah kantor kelurahan yang ada di Kota Blitar.

(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved