Selasa, 2 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Perang Rusia vs Ukraina

Kisah Arrahim, Warga Riau yang Berada di Kawasan Perang Rusia-Ukraina

Arrahim, warga Riau asal Air Molek kini berada di kawasan Perang Rusia-Ukraina.Namun ia mengaku, saat ini baik-baik saja dan tanpa kekhawatiran

Tayang:
Penulis: Rizky Armanda | Editor: Rinal Maradjo
istimewa
Arrahim, mahasiswa asal Riau yang berada di kawasan Ukraina. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Arrahim, warga Riau asal Air Molek kini berada di kawasan Perang Rusia-Ukraina.

Namun, kondisi gadis yang tengah menjalani studi di Kota Rostov on Don itu dalam keadaan baik-baik saja.

Kota Rostov on Don sendiri adalah sebuah kota yang berada di Rusia Selatan.

Kota ini berada di perbatasan antara Rusia dan Ukraina.

Tepatnya, bersebelahan dengan kawasan Donbask yang menjadi basis kelompok separatis yang didukung Rusia.

Kawasan Donbask sendiri adalah bagian dari Ukraina yang memiliki dua kota utama yakni Donestk dan Luhanks.

Artinya, dengan posisi geografisnya, Kota Rostov on Don yang menjadi tempat tinggal Arrahim merupakan area perang antara Rusia vs Ukraina.

Baca juga: Negaranya Dihujani Rudal, Presiden Ukraina Minta Seluruh Pemimpin Dunia Hentikan Rusia

Baca juga: Mengenal Jauh Sosok Volodymyr Zelensky Presiden Ukraina, Artis Keturunan Yahudi yang Jadi Presiden

Arrahim sendiri adalah mahasiswi asal Indonesia yang mengikuti beasiswa Pemerintah Rusia untuk program S2 dengan jurusan International Studies in The Context of Language and Culture.

Ia sudah 3 tahun berada di Rusia.

Sebelumnya, Arrahim merupakan lulusan S1 jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Andalas, Sumatera Barat. Ia lulus tahun 2015.

Dalam bincang eksklusif dengan Tribunpekanbaru.com, Arrahim menyebut jika kondisinya sejauh ini baik dan aman.

"Sampai saat ini dan tidak ada mendengarkan apa pun yg terkait diberitakan di daerah Rostov on Don. Letusan perang terjadi di Ukraina. Meski berada di kawasan perbatasan, namun Di Rusia, sejauh ini baik-baik saja," ujarnya, Rabu (25/2/2022) waktu Indonesia.

dirinya kini masih tinggal di Kota Rostov On Don.

"Belum dapat arahan untuk dievakuasi karena situasi di Rostov masih aman terkendali. Aktivitas masih seperti biasa," sebut dia.

"Untuk kegiatan masih berjalan seperti biasa dalam artian memang tidak ada aktivitas yang terganggu karena kondisi perang ini," imbuh Arrahim.

Gadis yang juga dikenal dengan nama Amoyviolentisca itu juga menyebutkan, perang yang terjadi saat ini, tentunya sudah dipertimbangkan oleh pihak Rusia untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan warga negaranya termasuk warga asing yang tinggal di sana.

"Jadi potensi serangan balik dari Ukraina, saya rasa sudah dipertimbangkan dengan baik oleh Rusia," sebutnya.

Saat ditanyai apakah dia mengetahui kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) khususnya pelajar di Ukraina

Arrahim menyebutkan, ia pribadi tidak mengetahui berapa jumlah WNI di Ukraina.

"Akan tetapi berdasarkan berita yang saya baca, mereka sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman, menimbang memang tidak adanya PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) di Ukraina untuk memastikan angka WNI di sana," ucapnya.

Sedikit digambarkan Arrahim, Rostov On Don, tempat dirinya tinggal saat ini, merupakan Kota Sejarah.

Kehidupan penduduknya aman, baik itu sebelum maupun sesudah pandemi covid-19.

Kota ini berjarak sekitar 165 Kilometer dengan Ukraina..

Sebagaimana diketahui, Presiden Rusia Vladimir Putin, mendeklarasikan operasi militer khusus terhadap Ukraina.

Sejumlah wilayah menjadi sasaran serangan Rusia. Rudal-rudal Rusia menghujani kota-kota Ukraina.

Vladimir Putin mengatakan, salah satu alasannya menyerang Ukraina adalah karena para pemimpin kelompok separatis di Ukraina timur meminta bantuan Rusia.

( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved