Breaking News:

Cuaca Ekstrem di Riau

Cuaca Ekstrem Hujan Deras Beberapa Hari, Sejumlah Wilayah di Inhu Sempat Terendam Banjir

Cuaca ekstrem hujan deras melanda Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) selama beberapa hari dalam sepekan ini.

Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: Ariestia
Istimewa
Cuaca ekstrem hujan deras melanda Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) selama beberapa hari dalam sepekan ini. FOTO: Warga terdampak banjir di Kabupaten Inhu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Cuaca ekstrem hujan deras melanda Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) selama beberapa hari dalam sepekan ini.

Akibatnya sejumlah wilayah di Kabupaten Inhu terendam banjir, terkhususnya sepanjang wilayah aliran Sungai Indragiri.

Meski begitu, Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu, Ergusfian. S, Sos menerangkan bahwa banjir yang melanda sejumlah wilayah di Inhu tersebut bukan dikarenakan luapan air Sungai Indragiri, melainkan diakibatkan curah hujan tinggi yang mengakibatkan meluapnya sungai-sungai kecil.

Sesuai dengan pantauan Tribunpekanbaru.com, sejumlah wilayah di Inhu yang sempat terendam banjir, yakni Kecamatan Lirik, Kecamatan Batang Cenaku, Kecamatan Seberida, dan Kecamatan Batang Peranap. Untuk banjir di Kecamatan Lirik dan Kecamatan Batang Peranap dilaporkan sudah surut.

Namun saat ini banjir masih terjadi di Kecamatan Batang Cenaku dan Kecamatan Seberida, Inhu.

"Berdasarkan laporan terakhir anggota satgas KPBD yang berada di lapangan terkait kondisi terakhir banjir di wilayah Inhu saat ini wilayah yang masih mengalami banjir yaitu desa Beligan, Bandar Padang dan Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida," kata Ergusfian. Ergusfian menerangkan air masih merendam wilayah permukiman warga di wilayah itu. "Banjir masih menggenangi halaman rumah warga dan masih ada sebagian rumah warga yang terendam banjir yang disebabkan meluapnya sei Cenaku akibat curah hujan yang tinggi beberapa hari yang lalu," katanya.

Meski begitu Ergusfian mengatakan dibandingkan hari sebelumnya, banjir tersebut sudah mengalami penyusutan.

"Jalan utama menuju Kilan yang sebelumnya terendam saat ini sudah kering dan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat," katanya.

Kemudian banjir di Kecamatan Batang peranap juga sudah surut.

"Rata-rata semua sudah surut. Karena banjir akibat hujan deras saja, sehingga rata-rata tidak lama banjirnya," ujarnya. Ergusfian juga menerangkan kondisi Sungai Indragiri saat ini pada posisi 5,58 meter mengalami penurunan 0,12 meter dari dari ketinggian sebelumnya, yakni 5,70 meter.

Menurut Ergusfian dengan ketinggian permukaan air tersebut, maka kondisi Sungai Indragiri saat ini masih kondisi aman. (Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved