Breaking News:

Berita Riau

Warga Binaan Beragama Hindu di Riau Terima Remisi Hari Raya Nyepi 2022

Warga binaan yang mendapatkan remisi khusus Hari Raya Nyepi ini, telah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: CandraDani
IST
Remisi Khusus I (RK I) yang diterima oleh 4 orang warga binaan penghuni Lapas Kelas IIA Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Sebanyak 4 orang warga binaan beragama Hindu di Riau terima remisi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944, Kamis (3/3/2022).

Remisi Khusus I (RK I) ini, diterima oleh 4 orang warga binaan penghuni Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

Adapun rinciannya, 3 orang menerima pemotongan masa hukuman sebanyak 1 bulan dan 1 orang lagi memperoleh 2 bulan pemotongan masa hukuman.

Dalam hal ini, tidak ada yang langsung bebas atau menerima Remisi Khusus II.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Riau, Pujo Harinto mengatakan, remisi khusus merupakan pengurangan masa pidana yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang telah memenuhi syarat pada hari besar keagamaan yang dianut oleh yang warga binaan bersangkutan.

"Dari 13.638 WBP yang ada di Riau per tanggal 28 Februari 2022, 5 orang diantaranya beragama Hindu. 1 orang masih berstatus tahanan, sehingga belum memenuhi syarat untuk mendapatkan remisi,” kata Pujo.

Ia menuturkan, warga binaan yang mendapatkan remisi khusus Hari Raya Nyepi ini, telah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan.

Selain memenuhi syarat menjalani masa pidana, warga binaan yang diusulkan memperoleh remisi telah dinilai berkelakuan baik, tidak pernah melanggar tata tertib Lapas/Rutan yang dimasukan dalam Register F dan juga harus mengikuti program pembinaan secara terus menerus.

"Melalui pemberian remisi ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi narapidana untuk menjadi pribadi yang lebih baik serta untuk selalu taat terhadap hukum dan norma yang berlaku," ungkap Pujo.

Pemberian remisi diterangkan Pujo, juga menjadi solusi atas masalah kelebihan kapasitas yang terjadi di Lapas dan Rutan di Riau selama ini.

Dirincikan Pujo, untuk di Riau, ada 11 Lapas, 4 Rutan dan 1 LPKA yang hanya berkapasitas untuk 4.300 orang.

Tapi saat ini kenyataannya, penghuni cabang Lapas, Rutan dan LPKA di Riau sebanyak 13.638 orang.

"Artinya terjadi kelebihan kapasitas sebesar 317 persen,” terang Pujo.

Ia menguraikan, 3 besar Lapas dan Rutan di Riau dengan penghuni tertinggi yaitu Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, dengan kelebihan kapasitas sebesar 970 persen dengan kapasitas maksimal hanya 98 orang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved