Breaking News:

Harga Sawit di Riau Pecah Rekor Lagi

Berikut Faktor Internal dan Eksternal yang Pengaruhi Meroketnya Harga Sawit Riau Pekan Ini

Kenaikan harga TBS sawit di Riau pekan ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal

Penulis: Rino Syahril | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja SP MSi membeberkan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi naiknya harga sawit di Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kembali pecah rekor di tahun 2022, pekan ini harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit Riau naik di semua kelompok umur.

Harga tertinggi di Kelompok Umur (KU) 10-20 tahun yang kenaikannya mencapai Rp 61,28 per Kg.

Sehingga harga sawit di kelompok umur ini jadi Rp 4.244,79 per Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Ir Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja SP MSi mengatakan ada faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi harga sawit di Riau.

Seperti diketahui, pada penetapan ke 11 bulan Januari 2022 atau periode 16 -22 Februari 2022, harga TBS sawit Riau kembali pecah rekor tertinggi untuk tahun ini, naiknya mencapai 1,46 persen dari pekan lalu.

"Kenaikan harga TBS periode ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal," ujar Defris Hatmaja SP MSi, Selasa (15/3/2022).

Faktor internal naiknya harga TBS periode ini jelas Defris, disebabkan oleh terjadinya kenaikan dan penurunan harga jual CPO dan harga jual kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan harga sebesar Rp 162,67 per Kg dari harga minggu lalu.

Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 143,60 per Kg dari harga minggu lalu.

PT Asian Agri mengalami penurunan sebesar Rp 3,53 per Kg dari harga minggu lalu.

Sedangkan untuk harga jual kernel, perusahaan PT Asian Agri yang ada penjualan harga sebesar Rp 14.091 per Kg.

Sementara dari faktor eksternal naik harha TBS kata Defris lagi, karena harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) naik tipis pada hari ini.

Mengacu pada data kepada Refinitiv, harga CPO dibanderol di level MYR 6.963/ton atau naik tipis 0,03 persen.

Perkembangan ini membuat harga CPO membukukan kenaikan 10,95 persen secara mingguan dan naik 68,80 persen secara tahunan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved