Breaking News:

Disinyalir dari Ukraina, Drone Jatuh di Kroasia, NATO Berselisih Paham Soal Keamanan Negara Anggota

Presiden Kroasia Zoran Milanovic menolak untuk memberikan rincian tentang penyelidikan negaranya atas serangan dan jatuhnya Drone.

Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: Ilham Yafiz
AFP
Gambar yang diambil pada 11 Maret 2022 ini menunjukkan sebuah kawah di tanah setelah sebuah benda terbang jatuh di pinggiran ibukota Kroasia, Zagreb. Sebuah pesawat tak berawak jatuh di sebuah taman, kata polisi, dengan laporan media mengatakan kemungkinan pesawat pengintai buatan Soviet yang baru-baru ini digunakan oleh pasukan Ukraina. Media lokal, mengutip seorang pakar penerbangan militer, mengatakan itu bisa jadi salah satu Tupolev Tu-141 yang baru-baru ini digunakan oleh pasukan Ukraina. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Drone jatuh di wilayah Kroasia, disinyalir usai perang Ukraina vs Rusia.

Diberitakan Rusia Tosay, Presiden Kroasia Zoran Milanovic menolak untuk memberikan rincian tentang penyelidikan negaranya atas serangan dan jatuhnya pesawat tak berawak buatan Soviet pekan lalu, tetapi mengatakan insiden itu menunjukkan kekurangan sistem pertahanan udara nasional.

NATO adalah organisasi tepercaya, tetapi keamanan negara pada akhirnya menjadi tanggung jawabnya sendiri, kata presiden dalam konferensi pers pada hari Senin.

Milanovic berdiri di depan kamera setelah menerima pembaruan terbaru dari pejabat tinggi tentang insiden Kamis malam di mana sebuah pesawat tua tak berawak memasuki wilayah udara Kroasia dan jatuh di area taman di ibukota, Zagreb.

Kepemilikan pesawat tidak dikonfirmasi oleh pejabat Kroasia, tetapi itu datang dari Ukraina melalui Rumania dan Hongaria.

Presiden mengatakan insiden itu menunjukkan bahwa negara perlu berinvestasi lebih banyak dalam kapasitas pertahanannya.

Ini bukan masalah yang sangat mendesak, tambahnya, karena insiden seperti minggu lalu tidak mungkin terjadi lagi dalam waktu dekat, tetapi keputusan perlu dibuat.

Kami adalah anggota NATO, menurut saya, yang solid dan setia. Tetapi pada akhirnya kami adalah satu-satunya yang menjaga keamanan kami sendiri,” kata Milanovic.

Dia menekankan bahwa dia tidak percaya anggota lain dari blok pimpinan AS seharusnya menjatuhkan pesawat tak dikenal itu selama penerbangan selama satu jam menuju Kroasia.

Pemimpin Kroasia menolak saran bahwa negara itu sangat membutuhkan untuk menyebarkan rudal anti-pesawat Patriot buatan AS sebagai tanggapan atas insiden tersebut. Ide tersebut dipromosikan oleh beberapa pejabat senior Kroasia, termasuk Perdana Menteri Andrej Plenkovic.

Zagreb mempertimbangkan untuk membeli pencegat jarak jauh Amerika beberapa tahun yang lalu, tetapi memutuskan pada tahun 2016 bahwa uang pertahanan akan lebih baik dihabiskan untuk jet tempur Dassault Rafale Prancis.

Selama konferensi pers, presiden melontarkan rentetan pertanyaan retoris ketika ditanya tentang penerapan sistem Amerika yang diusulkan.

“Sistem Patriot seperti apa? Untuk apa kita membutuhkan mereka? Apakah Hizbullah menyerang kita setiap hari? Siapa yang akan memimpin Patriot? Pengendali trem?” tanya Milanovic, sebelum menyatakan bahwa pembelian Rafales adalah keputusan yang tepat.

Ditekan oleh media tentang apakah laporan benar bahwa pesawat tak berawak misterius itu membawa bom yang meledak ketika jatuh, Milanovic merujuk wartawan ke Menteri Pertahanan Mario Banozic.
Menteri mengklaim pada hari Sabtu bahwa pecahan bom ditemukan dari lokasi kecelakaan. Presiden mengatakan teori bom itu “bukan topik yang dibicarakan secara publik.”

Dia juga menolak berkomentar apakah pesawat itu dioperasikan oleh militer Ukraina, seperti yang diduga secara luas oleh media nasional. “Kami tidak bisa memastikan sepenuhnya. Kami mungkin tidak akan pernah tahu itu,” katanya, menambahkan bahwa dia tidak mengharapkan Kiev untuk mengklaim bertanggung jawab atas insiden itu, bahkan jika pesawat itu miliknya.

Pesawat tak berawak, mungkin pesawat pengintai Tu-141 yang dirancang pada 1970-an, jatuh di Zagreb dekat kampus mahasiswa pada Kamis malam tak lama sebelum tengah malam waktu setempat. Tidak ada yang terluka dalam insiden itu.

( Tribunpekanbaru.com )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved