Breaking News:

Berita Dumai

Dua Hari Berturut Lansia di Dumai Meninggal Akibat Covid-19, Segini Pasien yang Masih Dirawat

Dua hari berturut, pasien Covid-19 yang sudah lanjut usia (lansia) meninggal dunia di Dumai

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
Freepik/Starline
Ilustrasi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Dua hari berturut, pasien Covid-19 yang sudah lanjut usia (lansia) meninggal dunia di Dumai.

Hingga kini, kasus Covid-19 bertambah di Dumai setiap hari.

Hingga Senin (14/3/2022) kemarin, tercatat sebanyak 279 kasus positif yang masih dirawat di Kota Dumai.

Tidak hanya itu saja, pada Senin (14/3/2022), satu pasien lanjut usia (lansia) kembali meninggal dunia dan terpapar Covid-19. Di hari yang sama terjadi penambahan kasus sebanyak dua kasus.

Sehari sebelumnya juga ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Kota Dumai, dr Syaiful mengungkapkan, perkembangan Covid-19 di Kota Dumai, masih terus mengalami peningkatan kasus baru.

Pada Senin kemarin, kembali ada lansia yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Lansia yang meninggal dunia tersebut berumur 64 tahun memiliki komorbid yang cukup parah.

Syaiful menjelaskan, bahwa di 2022 ini, pasien yang meninggal dunia seluruhnya sudah lanjut usia, dan belum divaksin Covid-19.

Ia mengingatkan kepada masyarakat khususnya lansia yang bisa divaksin segeralah divaksin.

"Secara medis, jika seseorang itu sudah divaksin dan terkena Covid-19, maka dampak atau keluhannya lebih ringan dibanding yang belum vaksin. Untuk itu mari kita vaksin," katanya, Selasa (15/3/2022).

Sementara itu, secara akumulasi total kasus Covid-19 yang tercatat di Kota Dumai, hingga Senin (14 /3/2022), mencapai 11.437 kasus.

Dengan rincian, 10.889 dinyatakan sembuh, 269 orang meninggal dunia, dan 246 pasien isolasi mandiri (isoman), dan 33 pasien dirawat di rumah sakit.

Ia mengingatkan, bahwa dengan adanya peningkatan kasus yang tinggi beberapa hari belakangan, membuktikan penyebaran Covid-19 di Kota Dumai, harus menjadi perhatian semua kalangan.

"Kita berharap protokol kesehatan tetap diketatkan, jangan kendor karena penambahan setiap harinya selalu terjadi," jelasnya

( Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved