Breaking News:

Berita Riau

Polda Riau Bergerak Cari Indikasi Penyimpangan Kelangkaan Minyak Goreng, Ketemu Ditindak Tegas

Bahkan Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal melakukan pengecekan ke satu perusahaan produsen minyak goreng di Kota Dumai,

Penulis: Rizky Armanda | Editor: CandraDani
HO
Gudang produsen minyak goreng di Deliserdang yang ditemukan menumpuk 1,1 juta kilogram minyak goreng yang siap dipasarkan. Satgas Pangan Provinsi Sumatera Utara menemukan tumpukan minyak goreng sebanyak 1,1 juta kilogram di dalam gudang yang merupakan milik dari satu produsen di daerah Deliserdang pada Jumat (18/2/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Satgas Pangan Polda Riau, saat ini tengah bergerak untuk mencari apakah ada indikasi penyimpangan terkait dengan kelangkaan minyak goreng yang terjadi.

Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.

Disebutkannya, Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk melakukan pengecekan ke lapangan, serta berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait lainnya.

"Ini untuk memastikan tidak adanya penyimpangan proses dari hulu ke hilir atau dari hilir ke hulu. Satgas sedang bekerja," ucapnya, Sabtu (19/3/2022).

Rapat bersama yang diinisiasi Polda Riau dengan unsur pemerintah dan perusahaan produsen di Kota Dumai bahas soal kelangkaan minyak goreng, Selasa (15/3/2022).
Rapat bersama yang diinisiasi Polda Riau dengan unsur pemerintah dan perusahaan produsen di Kota Dumai bahas soal kelangkaan minyak goreng, Selasa (15/3/2022). (Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda)

Dijelaskan Kabid Humas, tim dari Polda Riau bersama sejumlah pihak, seperti pemerintah daerah, dinas terkait dan stakeholder lainnya, sudah bergerak bersama untuk mencari solusi dan titik permasalahan.

Bahkan Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, secara langsung juga melakukan pengecekan ke salah satu perusahaan produsen minyak goreng di Kota Dumai, beberapa hari lalu.

"Sudah bergerak, namun memang sejauh ini indikasi penyimpangan belum ditemukan. Tapi yakinlah sesuai instruksi Pak Kapolri yang juga ditegaskan oleh Pak Kapolda, kita akan tindak tegas para pelaku penyimpangan atau pun yang merugikan masyarakat terkait dengan kelangkaan minyak goreng ini," tegas Kabid Humas.

Ditambahkannya, tim Gakkum Polda Riau tidak bekerja sendiri. Melainkan berkolaborasi bersama dengan tim dari pihak lainnya. Seperti misalnya Disperindag.

"Yang jelas siapa pun yang bermain, siapa pun yang merugikan masyarakat akan kita tindak tegas," pungkasnya.( Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved