Jumat, 29 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pilot Pamer Harta Diduga Hasil Jadi Affiliator Terbaring Lemah di Luar Negeri, Bagaimana Nasibnya?

Kapten Vincent Raditya, kini tengah diperbincangkan karena diduga ikut menjadi affiliator, ia pun kerap pamer harta dan kini terbaring di luar negeri

Tayang:
Instagram/vincentraditya
Begini gaya Vincent Raditya pamer harta, kini sang pilot dicurigai jadi afiliator. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kapten Vincent Raditya, siapa yang belum kenal sosok ini.

Menjadi seorang pilot dan memanfaatkannya untuk membuat video Youtube, membuat Vincent Raditya menjadi sangat terkenal.

Sejak aktif di Youtube, Vincent Raditya kerap membagikan momen dirinya sedang menerbangkan pesawat.

Tak cuma itu, Vincent Raditya juga kerap memberikan edukasi soal dunia penerbangan, yang membuat orang yang awam menjadi banyak tahu.

Dalam karirnya di dunia penerbangan, Vincent Raditya adalah seorang pilot perusahaan penerbangan swasta.

Ia kemudian sempat viral lantaran aksinya membawa Limbad terbang.

Kapten Vincent Raditya juga sempat jadi bahan perbincangan hangat kala perceraiannya dengan sang istri.

Saat itu nampak Kapten Vincent Raditya dan sang istri saling perang status.

Kapten Vincent Raditya saat itu menuduh sang istri telah berselingkuh di belakangnya.

Lama tak terdengar kabarnya, kini Kapten Vincent Raditya turut disorot dalam kasus Afiliator Binary Option.

Hal itu lantaran dirinya mempromosikan Binary Option, bahkan menawarkan signal, grup berbayar, dan trading bersama.

Dengan begitu, sang pilot dicurigai jadi afiliator di platform Oxtrade.

Terlebih, kapten Vincent Raditya sempat memamerkan mobil mewahnya.

Ia curhat keinginannya tercapai.

"Lama pengen foto sama mobil ini pakai seragam pilot

Soalnya dulu cita2 pengen jadi pilot terbang di luar negeri punya mobil ini.

Tapi sayangnya cita2 terbang di luar negeri, malah lebih memilih untuk di Indonesia dan berbisnis.

Barengkali foto ini bisa menjadi inspirasi banyak orang, seperti saya dulu kepengen jadi pilot dengan target pencapaian.

Apapun pekerjaanmu, tetap harus pandai dalam berinvestasi.

Saya doakan apapun cita2 pencapaian kalian bisa tercapai Amin," tulisnya.

Begini gaya Vincent Raditya pamer harta, kini sang pilot dicurigai jadi afiliator.

Media sosial dihebohkan dengan penipuan aplikasi trading yang terkuak akhir-akhir ini.

Indra Kenz dan Doni Salmanan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus Binary Option.

Setelah mereka resmi jadi tersangka, ada 10 affiliator lain yang sedang diincar Bareskrim Polri.

Nama Vincent Raditya ikut terseret lantaran Ia yang juga pamer akan kekayaannya.

Tak hanya bepose dengan mobil mewah, ada pula mobil sedan berwarna putih milik Vincent Raditya yang terparkir di halaman rumah.

Sang pilot sendiri yang mengaku mobil tersebut merupakan hasil dari trading investasi.

"Hai guys good morning, hari ini kita akan melakukan aktivitas yang cukup padat nanti kita akan menaiki mobil ini yang kita dapatkan hasilnya dari Oxtrade," ucap Vincent Raditya.

Benarkah aksi pamer Kapten Vincent Raditya sebagai aksi bunuh diri?

Dikarenakan, pihak polisi masih menyelidiki para afiliator.

Keberadaan Vincent Raditya pun menjadi sorotan lantaran dikabarkan tengah berada di luar negeri.

Ia sedang jatuh sakit.

Di unggahan sebulan lalu, Kapten Vincent Raditya positif Covid-19 saat di negara orang.

Alhasil, ia menjalani karantina mandiri dan tak diketahui kapan balik ke Indonesia.

"Apess!! Positif Covid di Negara Orang!!

Karantina Isoman dewek," tulisnya.

Para netizen mendoakan kesembuhan sang pilot.

@arifsereniami: Lekas sembuh capt

@bgiwans: Cepat sembuh kep,semoga cepat mengudara lagi..

@adesennyanggraeni: Semoga cepet pulih capt,, tetap SEMANGAT

@joleneemarie: Speedy recovery capt

@ryanmanggala: Cepat sembuh kapten idola

Kasus penipuan binary option Binomo Indra Kenz terus berlanjut.

Fakta-fakta terbaru pun terkuak, dan kemungkinan bisa memperberat hukuman yang Indra Kenz terima.

Tak tanggung-tanggung, Indra Kenz terancam pasal berlapis dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Hal itu diketahui dalam video yang diunggah di kanal YouTube KOMPASTV, Selasa (15/3/2022).

Selain menutupi informasi, Indra Kenz juga sengaja menghilangkan barang bukti.

"Indra Kenz ini menutupi semua informasi kepada Polri," kata Whisnu.

"Dia menghilangkan bukti handphone-nya. Dia menghilangkan bukti laptopnya," sambungnya.

"Bahkan dia menyampaikan kepada penyidik bahwa dia bukan afiliator, tetapi dia pemain biasa," terang Whisnu.

Karena hal itulah, kata Whisnu, yang membuat kasus Binomo terhambat.

Sumber TribunStyle.com

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved