Breaking News:

Berita Pelalawan

Hotspot Mulai Bermunculan, BPBD Pelalawan Gandeng Perusahaan Antisipasi Karhutla

Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Kota Pekanbaru, hotspot mulai bermunculan dalam satu pekan terakhir

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Kota Pekanbaru, hotspot atau titik panas mulai bermunculan di Pelalawan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali mengumpulkan perusahaan yang beroperasi Kabupaten Pelalawan, Riau.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pascapenetapan status siaga darurat pada awal Maret lalu.

Langkah antisipasi dan penanggulangan Karhutla di Pelalawan harus dirumuskan secepatnya, meski saat ini belum sepenuhnya musim kemarau dan intensitas hujan masih muncul.

Sehingga, semua pihak bersiap siaga menghadapi kondisi terburuk masa musim kemarau kering yang bisa menyebabkan Karhutla serta mengakibatkan kabut asap.

"Kemarin kita kembali rapat dengan perusahaan-perusahaan di kantor terkait penanggulangan Karhutla. Kita ingin lebih solid lagi," tutur Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pelalawan, Musa S.Pd kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (25/3/2022).

Musa menjelaskan, selama ini penanganan bencana Karhutla di Pelalawan sudah berjalan dengan baik.

Semua instansi, institusi, maupun perusahaan swasta berjibaku memadamkan api jika Karhutla muncul di wilayah Pelalawan.

Titik api yang terdeteksi di masing-masing kecamatan, langsung ditangani tim yang ada di kecamatan tersebut dari berbagai pihak.

Kerjasama dan koordinasi itu akan ditingkatkan lagi agar pola penanganan kebakaran hutan lebih maksimal.

Musa mengklaim jika seluruh perwakilan perusahaan yang hadir dalam pertemuan sepakat dengan langkah-langkah penanggulangan Karhutla yang setiap tahun muncul di Pelalawan.

Dengan komitmen menjaga lahan masing-masing maupun areal yang ada di sekitar daerah operasionalnya.

"Karhutla ini tanggungjawab bersama dan haru asa koordinasi yang baik. Apalagi pemrov telah menetapkan status siaga karhutla kemarin. Artinya kita siap menghadapinya," ujar Musa.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Kota Pekanbaru, hotspot atau titik panas mulai bermunculan dalam satu pekan terakhir.

Sehari sebelumnya ada tujuh hotspot yang muncul di Pelalawan yang tersebut di kecamatan Teluk Meranti, Ukui, Pelalawan, dan Bandar Petalangan.

Tingkat confidence semua hotspot kategori sedang antara 30 sampai 79 persen.

Sedangkan hari ini, Jumat (25/3/2022), terpantau dua titik panas di Pelalawan yakni di Kecamatan Teluk Meranti dan Kuala Kampar, tetapi tidak berpeluang menjadi titik api atau fire spot.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved