Breaking News:

Suami Selingkuh & Direbut Pelakor? Secara Sains Begini Cara Mengatasinya: Dijamin Kapok!

Dokter peneliti, dr Aisah Dahlan CHt memberikan cara mengatasi suami yang kepergok selingkuh dan berbohong.

Instagram/@anyageraldine
Aksi Anya Geraldine di Layangan Putus Bikin Wanita Greget, Jadi Pelakor Lagi 

Namun menurut dr Aisah Dahlan mengatakan terkadang analisa istri sangat ekstrim.

"Penyebab analisa ekstrim tersebut karena kita tidak mau disalahkan, maka selalu analisanya yang adalah sebuah dugaan," terangnya.

Dokter Aisah Dahlan menyebut, memikirkan perasaan atau merasakan pikiran, adalah hal yang harus dilakukan.

Inilah yang disebut dengan perenungan diri, dalam islam disebut muhasabah.

Istri bisa mencoba dari hal-hal kecil seperti memberikan perhatian penuh, menjadi pendengar bagi suami, dan harus mencari tau apa yang diinginkan suami.

"Karena suami pada usia 50 tahun, hormon testosteronnya berkurang, tapi hormon perempuanya nyala, maka laki-laki itu semakin melebihi wanita," kata dr Aisah Dahlan.

Carilah waktu yang pas untuk membahas terkait persoalan yang terjadi sembari istri mengingatkan jika apa yang dilakukan suaminya tidak pantas.

Libatkan nasib anak-anak dalam pembahasan, agar si suami dapat berfikir luas dan menyadari kesalahanya.

Dokter Aisah menjelaskan kalau sudah terlanjur suami diambil pelakor, istri bekerja keras untuk menariknya lagi.

"Tetapi kerja kerasnya tidak usah dikeluarkan dalam bentuk teriakan, marah.

Tetapi sudah nggak tahan bu Aisah, boleh keluarkan satu kali saja di awal-awal boleh," katanya.

Suami yang sudah terlanjur memiliki hubungan dengan perempuan lain, sebaliknya para istri tetap tenang.

Jangan mengedepankan emosi, namun menurut dr Aisah Dahlan gunakanlah rumus orang tua zaman dulu.

"Jika ketahuan, suami kepergok ada chatingan mesra di handphone, ibu boleh nangis teriak-teriakan saat itu juga.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved