Tower Darurat PLN Sudah Beroperasi Pasca Hujan Badai Sumsel
PLN berhasil mendirikan tiga tower darurat sebagai pengganti tiga tower SUTT 150 kV yang roboh disertai angin kencang di daerah Banyuasin, Palembang.
TRIBUNPEKANBARU.COM - PLN berhasil mendirikan tiga tower darurat / ERS (Emergency Restoration System) sebagai pengganti tiga tower SUTT 150 kV yang roboh akibat hujan lebat disertai angin kencang di daerah Banyuasin, Palembang, Sumatera Selatan.
Sementara itu, sebagai respon cepat PLN melakukan manuver jaringan untuk meminimalisir padam yang diakibatkan oleh robohnya tower SUTT nomor 3, 4 dan 5 penghantar Kenten - Tanjung Api-Api.
Robohnya tower ini sempat berdampak pada padamnya aliran listrik di 47 desa yang berada di 5 kecamatan yakni Kecamatan Tanjung Lago, Kecamatan Muara Telang, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kecamatan Banyuasin II, dan Kecamatan Makarti Jaya.
Melalui skema manuver di jaringan 20 kV yang dilakukan oleh PLN UP3 Palembang, dalam waktu kurang dari 24 jam, 27.170 pelanggan yang terdampak dapat kembali menikmati listrik.
Sebanyak 102 personil gabungan dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan. Dengan sinergi dari beberapa unit PLN, tower darurat berhasil beroperasi pada Jumat (25/03).
"Setelah melalui berbagai tantangan mulai dari medan berat untuk mengangkut tower ERS, peralatan kerja dan pendukung lainnya, serta cuaca yang tak menentu, kami berhasil mengoperasikan tower ERS hari ini tepat pukul 15.22 WIB," jelas Dispriansyah, General Manager PLN UIP3B Sumatera.
"Dengan beroperasinya tower sementara ini, daya dari sistem 150 kV Palembang sudah masuk ke Gardu Induk Tanjung Api-Api dan siap untuk diinterkoneksikan ke sistem Bangka sebagaimana direncanakan," tutup Dispriansyah. (RILIS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/petugas-pln-menyiapkan-tower-darurat-di-banyuasin.jpg)