Breaking News:

Karhutla di Riau

BREAKING NEWS: Sehari 6 Titik Karhutla di Kampar Riau, Salo Mencapai 30 Ha

Kebakaran paling dahsyat di Kecamatan Salo. Dua titik dalam kecamatan desa ini melalap lebih dari 30 hektare.

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Sesri
istimewa
Petugas berjibaku mengangkat selang dalam upaya pemadaman Karhutla di Desa Salo Kec Salo Senin (28/3/2022) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Cuaca panas diikuti Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kampar.

Dalam sehari saja Senin (28/3/2022), enam kasus karhutla terjadi.

Kebakaran sudah dimulai sejak pagi. Titik lokasi kebakaran terus bertambah hingga sore.

Kebakaran paling dahsyat di Kecamatan Salo. Dua titik dalam kecamatan desa ini melalap lebih dari 30 hektare.

"Penyebab kebakaran sedang dalam penyelidikan. Kita menyerahkan kepada pihak berwenang," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kampar, Yuricho Efril melalui Kepala Pusdalops-PB, Adi Candra Lukita, Selasa (29/3/2022).

Berikut daftarnya berurutan dari kasus pertama :

1. Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu

Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar merilis kasus pertama di Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu sekitar pukul 07.30 WIB.

Api melalap lahan lebih kurang dua hektare. Kebakaran bersifat ground fire atau api menjalar di bawah permukaan tanah. Ini menyulitkan upaya pemadaman.

"Tanahnya gambut, milik masyarakat. Terdiri dari semak belukar dan perkebunan Sawit," ungkap Candra.

Api berhasil dipadamkan oleh gabungan Tim Reaksi Cepat (TRC), Babinsa, Manggala Agni dan warga setempat. Pemadaman menggunakan mesin pompa apung.

Baca juga: Api Sempat Jilat Pagar Kantor Dishub Pelalawan, Tim Sukses Padamkan Karhutla di Pangkalan Kerinci

Baca juga: BREAKING NEWS: Riau Mulai Dikepung Karhutla, Ini yang Diminta BPBD Riau ke Semua Daerah

2. Desa Salo Kecamatan Salo

Sekitar tiga jam kemudian, Pusdalops-PB menerima informasi kebakaran lahan di Desa Salo Kecamatan Salo. Di desa ini lebih muas lagi. "Luasnya lebih kurang 10 hektare. Masih dalam pendataan untuk dapat luas pastinya," kata Candra.

Lokasi yang berada di RT 001 RW 002 itu milik masyarakat dengan jenis tanah mineral. Meski tipe surface fire (api di permukaan), namun upaya pemadaman terkendala jauhnya sumber air.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved