Breaking News:

Harga Sawit Riau Pekan Ini

Sempat Turun, Harga Sawit Riau Naik Tipis, Segini Harga untuk Kelompok Umur 10-20 Tahun

Sempat turun sepekan, pekan ini harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Riau naik tipis di semua kelompok umur (KU).

Penulis: Rino Syahril | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja SP MS. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sempat turun sepekan, pekan ini harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Riau naik tipis di semua kelompok umur (KU).

Tertinggi naik di kelompok umur 10-20 tahun yakni Rp 81,21 per Kg dan harganya pekan ini Rp 3.805,03 per Kg.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perkebunan Riau Ir Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja SP Msi.

Dijelaskannya, pada penetapan ke 13 bulan Maret 2022 (periode 30 Maret - 5 April 2022) ini harga TBS sawit Riau naik tipis hanya 2,18 persen dari pekan lalu.

"Naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal," ujar Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja SP MSi kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (29/3/2022).

Faktor internal naiknya harga TBS periode ini jelas Defris, disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Untuk harga jual CPO, PT. PN V mengalami kenaikan harga sebesar Rp 445,00 per Kg dari harga minggu lalu.

Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 290,00 per Kg dari harga minggu lalu.

PT Asian Agri mengalami kenaikan sebesar Rp 429,05 per Kg dari harga minggu lalu.

Defris mengungkapkan, untuk harga jual kernel, perusahaan tidak ada melakukan penjualan sehingga untuk data kernel diambil rata-rata dari KPBN dengan harga sebesar Rp 12.656.

Sementara dari faktor eksternal naiknya harga TBS tambah Defris, disebabkan, harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) di sesi awal perdagangan kembali naik tipis pada hari ini.

Mngacu pada data kepada Refinitiv, harga CPO dibanderol di level MYR 6.033/ton atau naik 0,10 persen.

Pekan lalu, harga CPO melesat 7 persen mingguan, padahal pada dua pekan sebelumnya harga CPO sempat turun tajam sebanyak 16,07 persen.

Menurut Ketua Riset Sunvin Group di Mumbai, reli tersebut dipicu oleh pembelian CPO yang lebih banyak, setelah kemarin harga CPO sempat terkoreksi tajam.

Direktur Utama Malaysian Palm Oil Council (MPOC) memprediksikan adanya kenaikan pada produksi CPO Malaysia di 2022 sebanyak 18,9 juta ton dan produksi dari Indonesia di 47,1 juta ton.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved