Breaking News:

Harga Sawit Riau

Senyum Petani Merekah, Harga Sawit Riau Masih Naik Meski Tipis, Ini Daftar Harga Semua Kelompok Umur

Pekan ini petani sawit di Riau masih tersenyum karena harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit kembali naik meski tipis

Penulis: Rino Syahril | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja SP MSi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pekan ini petani sawit di Riau masih tersenyum karena harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit kembali naik meski tipis di semua kelompok umur (KU).

Kenaikan tertinggi terjadi di kelompok umur 10 - 20 tahun yakni Rp 61,42 per Kg, harganya pekan ini menjadi Rp 3.866,45 per Kg.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perkebunan Riau Ir Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja SP MSi.

Dijelaskannya, pada penetapan ke 14 bulan Maret 2022 atau periode 6 - 12 April 2022 ini, harga TBS Sawit Riau naik tipis hanya 1,61 persen dari pekan lalu.

"Naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal," ujar Defris Hatmaja SP MSi kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (5/4/2022).

Faktor internal naiknya harga TBS periode ini jelas Defris, disebabkan oleh terjadinya kenaikan dan penurunan harga jual CPO dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan harga sebesar Rp 50,00 per Kg dari harga minggu lalu.

Sinar Mas Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 45,39 per Kg dari harga minggu lalu.

PT Asian Agri mengalami penurunan sebesar Rp. 76,29/Kg dari harga minggu lalu.

" Sedangkan untuk harga jual Kernel, Asian Agri Group mengalami penjualan dengan harga sebesar Rp 13.968,00," ucap Defris.

Sementara dari faktor eksternal, Harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) di sesi awal perdagangan kembali naik tipis pada awl minggu ini.

Mengacu pada data kepada Refinitiv, harga CPO dibanderol di level MYR 5.618 per ton atau naik tipis 0,93 persen.

Namun, titik resistance berada di MYR 5.606 per ton, penembusan di atas dapat menyebabkan kenaikan ke kisaran MYR 5.744-5.855 per ton.

Fundamentalnya, krisis energi dan pangan sedang berlangsung sebagai dampak perang di Ukraina.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved