Breaking News:

Harimau Serang Warga

BREAKING NEWS: Diserang Harimau, Warga Tualang Mandau Bengkalis Ditemukan Tewas di Semak Belukar 

korban saat ditemukan warga dalam keadaan luka parah di kawasan hutan GSK, tepatnya Seberang Pulau Teluk Padi kilometer 68 Desa Tasik Tebing Serai. 

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Sesri
istimewa
Seorang pria bernama Indra (30) warga Kecamatan Tualang Mandau Bengkalis ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan diserang harimau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Seorang pria bernama Indra (30) warga Kecamatan Tualang Mandau Bengkalis ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.

Korban diduga meninggal dunia akibat serangan harimau, Rabu (6/4/2022).

Hal ini diungkap Kapolsek Pinggir Kompol Maitertika, Kamis (7/4/2022) pagi.

Menurut dia kondisi korban saat ditemukan warga dalam keadaan luka parah di kawasan hutan GSK, tepatnya Seberang Pulau Teluk Padi kilometer 68 Desa Tasik Tebing Serai. 

"Korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa dalam semak belukar dengan posisi badan terlentang. Bahkan kepala korban terpisah dengan badan berjarak sekitar satu setengah meter," ungkap Maitertika. 

Selain itu pundak kiri dan kanan tubuh korban sudah dalam keadaan koyak,  diduga bekas di makan harimau. Korban ditemukan sekitar 20 meter dari tempat jeratan rusa.

Baca juga: Butuh 15 Jam Perjalanan Lepasliarkan Lanustika, Harimau yang Diduga Terkam Remaja di Siak

Baca juga: Asyik Mencuci Kepiting Bakau, Nelayan di Inhil Tak Sadar Menjadi Target Buaya, 50 Jahitan di Kaki

Informasi temuan ini diterima Polsek Pinggir sekitar pukul 13.00 WIB siang kemarin. Kapolsek saat itu langsung memerintahkan anggotanya dari unit Intelkam dan Bhabinkamtibmas mendatangi tempat kejadian perkara tersebut.

"Satu jam setelah mendapat informasi adanya warga diserang harimau ini anggota kita sampai di rumah korban di Desa Tasik Serai Timur. Saat itu jasad korban sudah dimakamkan pihak Keluarga," terang Kompol Maitertika. 

Tim Polsek Pinggir juga sempat melakukan interogasi terhadap saksi yang menemukan jasad korban di lapangan. Setelah itu tim berkoordinasi dengan BKSDA Riau dan mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati tempat korban di serang harimau.

( Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved