Breaking News:

Berita Pekanbaru

Anak Buahnya Berkelahi, Kasatpol PP Kota Pekanbaru Persilahkan Keduanya Tempuh Jalur Hukum

Kedua pihak baik korban maupun pelaku dugaan pemukulan sudah melaporkan kejadian itu ke polisi.

Penulis: Fernando | Editor: CandraDani
ist
Illustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU-Lokasi kejadian di Kantor Satpol PP Kota Pekanbaru pun masih belum tersentuh hingga Jumat (8/4/2022).

Pintu kaca ruang Kasi Ops Satpol PP Kota Pekanbaru masih terlihat berantakan.

Ada pecahan dan bingkai alumnium dari pintu kaca yang pecah tersebut.

Aktivitas di kantor Jalan Cut Nyak Dien itu tampak normal.

Aksi perkelahian dua oknum Satpol PP Kota Pekanbaru ternyata berujung ke polisi.

Kedua pihak baik korban maupun pelaku dugaan pemukulan sudah melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Kan mereka buat laporan, kita hormati dan ikuti proses hukum yang berjalan terhadap keduanya," tegas Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat.

Dirinya mengaku sudah mengetahui bahwa kedua oknum ASN di Satpol PP Kota Pekanbaru melapor ke polisi.

Ada dua personel Satpol PP Kota Pekanbaru sudah memberi keterangan kepada polisi terkait aksi perkelahian.

Iwan menegaskan bahwa dirinya belum mengambil keputusan terkait nasib keduanya sebagai ASN di Satpol PP Kota Pekanbaru.

Ia mempersilahkan keduanya untuk menempuh jalur hukum.

"Kita belum putuskan ada tindakan indisipliner sebagai ASN, karena sudah masuk ranah hukum ya kita persilahkan proses dulu di kepolisian," jelasnya.

Dirinya sebagai pimpinan masih berharap keduanya menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Tali ia pun mempersilahkan bila memang keduanya bersikukuh menempuh jalu hukum.

Iwan tidak segan memberi sanksi berat kepada oknum tersebut bila dinyatakan bersalah secara hukum nantinya. Ada sanksi menanti sesuai undang-undang ASN seiring proses hukum yang masih berjalan.

( Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved