Breaking News:

Berita Pelalawan

Harga Bahan Pokok Makanan di Pelalawan Pada Pekan Pertama Ramadhan Sedikit Naik

Hampir semua jenis sembako di Pelalawan mengalami kenaikan dari sebelumnya. Kenaikan harga juga dipengaruhi naiknya ongkos produksi dan transportasi

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Bupati Pelalawan H Zukri bersama sejumlah pejabat melakukan Sidak ke gudang bahan pangan di Kota Pangkalan Kerinci beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Harga bahan pokok makanan di Kabupaten Pelalawan, Riau pada pekan pertama Bulan Ramadhan tahun 2022 ini mengalami sedikit kenaikan di pasar maupun toko ritel.

Berdasarkan pantauan Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UMKM Pelalawan, kenaikan harga bahan pokok sudah terjadi sejak satu pekan sebelum bulan puasa.

Harga itu tetap bertahan hingga pekan pertama Ramadhan 1443 Hijriah.

Hampir semua jenis sembako mengalami kenaikan dari sebelumnya.

Mulai dari daging, telur, tepung, minyak goreng, hingga sayur mayur dan rempah-rempah.

"Kenaikan harga masih bertahan sampai seminggu ini. Tapi kenaikannya tidak begitu signifikan. Masih di batas normal," kata Kepala Diskoperindag Pelalawan, Arifin kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (8/4/2022).

Arifin menyebutkan, berbagai faktor yang menyebabkan harga sembako merangkak naik.

Hal itu juga sudah menjadi fenomena rutin setiap bulan puasa hingga Hari Raya Idul Fitri nanti.

Kenaikan harga juga dipengaruhi naiknya ongkos produksi dan pengiriman transportasi.

Selain itu ada juga pengaruh dari kenaikan harga kelapa sawit yang semakin tinggi setiap hari.

Sehingga memicu komoditi lainnya melonjak.

Diskoperindag memastikan jika stok bahan pangan masih aman sejauh ini, meski ada kenaikan harga.

Pihaknya terus mengontrol ketersediaan sembako di setiap gudang pangan maupun distributor bahan makanan.

Proses distribusi maupun transaksi akan terus dipantau agar tidak terjadi penimbunan yang dapat menyebabkan stok pangan langka.

"Kita memastikan jangan sampai tak ada stok barangnya di pasar, walaupun harganya naik. Sampai sekarang memang masih aman," tandasnya.

( Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved