Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Harimau Serang Warga

Tim BBKSDA Riau Duga Harimau yang Serang Warga di Bengkalis Berjumlah 2 Ekor

Tim BBKSDA Riau memperkirakan, Harimau Sumatera yang menerkam korban berjumlah 2 ekor berdasarkan analisa jejak kaki yang ditemukan

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Sesri
istimewa
Seorang pria bernama Indra (30) warga Kecamatan Tualang Mandau Bengkalis ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan diserang harimau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pasca kejadian seorang warga bernama Indra (30) tewas diterkam harimau, tim dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Dalam (BBKSDA) Riau, turun ke lokasi, Kamis (7/4/2022).

Lokasi kejadian berada di kawasan hutan Giam Siak Kecil (GSK), tepatnya Seberang Pulau Teluk Padi, kilometer 68, Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis.

Tim BBKSDA Riau memperkirakan, Harimau Sumatera yang menerkam korban berjumlah 2 ekor.

Hal ini berdasarkan analisa jejak kaki yang ditemukan di sekitar titik penemuan jasad korban.

Tim juga akan memasang camera trap di sekitar lokasi untuk memantau keberadaan 'Kucing Belang Raksasa' itu.

"Kami menurunkan 9 personel dan akan dipasang 5 camera trap di sekitar lokasi penemuan," kata Plh Kepala Bidang BBKSDA Riau Wilayah II, Hartono.

Ia menguraikan, korban memang diduga kuat tewas akibat diterkam harimau.

Hal ini diperkuat dengan keberadaan jejak kaki satwa buas dilindungi tersebut.

Baca juga: Harimau Serang Warga di Tualang Mandau Bengkalis, Polsek Pinggir Berkoordinasi dengan BKSDA Riau

Baca juga: FAKTA Warga Bengkalis Tewas Dimangsa Harimau, Bahu Koyak Tercabik, Kepala Terpenggal dari Badan

"Lahan itu (lokasi kejadian, red) merupakan wilayah suaka margasatwa (SM) Giam Siak Kecil. Akan tetapi kami akan memastikan lagi titik koordinat di sekitar TKP. Sehingga kami akan mem-floating terhadap kawasan konservasi SM Giam Siak Kecil," beber dia.

Seperti diberitakan, seorang pria bernama Indra (30) warga Kecamatan Tualang Mandau, Kabupaten Bengkalis, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan harimau, Rabu (6/4/2022) kemarin.

Kondisi korban saat ditemukan warga dalam keadaan luka parah di kawasan hutan GSK, tepatnya Seberang Pulau Teluk Padi kilometer 68 Desa Tasik Tebing Serai.

Jasadnya ditemukan dalam semak belukar dengan posisi badan terlentang. Bahkan kepala korban terpisah dengan badan berjarak sekitar 1,5 meter.

Selain itu, pundak kiri dan kanan tubuh korban sudah dalam keadaan koyak, diduga bekas dimakan harimau. Korban ditemukan sekitar 20 meter dari tempat jeratan rusa.

( Tribunpekanbaru.com /Rizky Armanda)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved