Tak Kuat Tahan Nafsu, Guru Biologi ini Rayu Siswanya Untuk Berhubungan Badan
Mirisnya lagi, para siswa yang menjadi korban Anessa masih berusia 12 tahun.
Penulis: Nolpitos Hendri | Editor: Guruh Budi Wibowo
TRIBUNPEKANBARU.COM - Guru merupakan sosok suri tauladan bagi para murid-muridnya. Namun bukanlah sosok guru yang satu ini.
Guru perempuan di California, Amerika Serikat yang bernama Anessa Paige Gower (35) ini malah merayu sejumlah siswanya berhubungan badan.
Modus Anessa adalah mengirimi video mesum ke sejumlah siswanya.
Setelah itu, Anessa menemui satu per satu siswanya dan membujuk mereka sambil menyentuh organ intim mereka.
Mirisnya lagi, para siswa yang menjadi korban Anessa masih berusia 12 tahun.
Kejaksaan Distrik Costa mengatakan bahwa penyelidik telah mewawancarai para korban dan saksi soal kasus tersebut.
Alton B. Nelson Jr., Kepala Eksekutif sekolah, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa guru cabul itu telah dipecat setelah tuduhan itu terungkap.
"Selama penyelidikan atas tuduhan bahwa salah satu guru kami melanggar kebijakan sekolah, kami mengetahui tuduhan tambahan yang sangat terkait dengan perilaku guru itu," kata Alton.
“Kami segera membagikan informasi itu dengan pihak berwenang yang sedang meninjau masalah ini. Guru itu tidak lagi dipekerjakan oleh Making Waves Academy dan kami telah menghubungi orang tua, siswa, dan fakultas untuk memberikan dukungan jika diperlukan.
“Tidak ada yang lebih penting daripada kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan siswa kami,” tambahnya
Anessa ditangkap di Bandara Internasional Sacramento pada hari Rabu kemarin sepulang dari berlibur di Hawaii.
Dia saat ini ditahan dengan jaminan 2 juta dollar.
Sampai sekarang dia belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan terhadapnya.
Anessa bukanlah guru pertama di Making Waves Academy yang dituduh melecehkan siswa.
Ronald David Guinto divonis 931 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah melecehkan 15 anak laki-laki pada tahun 2017.
Pada kesempatan itu, para korban menerima penyelesaian sekitar 11 juta dollar dari sekolah.(Tribunpekanbaru.com).