Breaking News:

Berita Riau

Terkendala Pembebasan Lahan, Tol Bangkinang-Pangkalan Ditargetkan Tuntas Tahun Depan

Saat ini progres pembangunan tol Bangkinang-Pangkalan sudah mencapai 50 persen, sebanding dengan lahan yang sudah dibebaskan.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: CandraDani
Istimewa
FOTO-Foto Penampakan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang, Gubri Syamsuar-Jalannya Mulus dan Bagus. Foto: Gubri Syamsuar tinjau Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang atau Jalan Tol Pekanbaru-Sumbar 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Pekanbaru-Padang seksi Bangkinang-Pangkalan, Sumatera Barat (Sumbar) ditargetkan tuntas pada 2023 mendatang.

Project Director Jalan Tol Bangkinang-Pangkalan, Bambang Hendarso , Rabu (13/4/2022) mengungkapkan, hingga saat ini progres pembangunan tol Bangkinang-Pangkalan sudah mencapai 50 persen, sebanding dengan lahan yang sudah dibebaskan.

Dalam pembangunan jalan tol Bangkinang-Pangkalan, Bambang mengaku masih terkendala masalah pembebasan lahan.

"Intinya problem di sini masalah pembebasan lahan, yang saat ini sedang proses pelepasan dari kawasan hutan oleh kementerian," ujarnya.

Setelah masalah pelepasan kawasan hutan sudah tuntas, lanjut Bambang, maka baru bisa dilakukan pembebasan lahannya.

"Ada banyak spot-spot yang lahan tol berada di kawasan hutan. Namun ini sudah diproses, kemarin tim dari kementerian sudah datang dan meninjau ke lokasi, kemudian tim sudah membuat rekomendasi kawasan hutan itu bisa dilepaskan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)," katanya.

Kemudian persoalan lain, sebut Bambang, pembangunan jalan tol Bangkinang-Pangkalan terkendala lahan di kawasan hutan banyak dikuasai masyarakat.

"Bahkan masyarakat ada sertifikatnya. Itu problem berikutnya. Jadi panjang jalan tol Bangkinang-Pangkalan itu ada 24,7 Km, sedangkan lahan yang berada di kawasan hutan ada sepanjang 10 Km. Jadi ada 44 persen berada di kawasan hutan," jelasnya.

Ditanya target pembangunan jalan tol Bangkinang-Pangkalan, Bambang menyatakan target penyelesaiannya sampai 2023.

"Tapi target itu dengan kondisi lahan harus selesai. Kalau masalah teknis pembangunan tidak ada masalah, karena teknologi semua sudah kita kuasai, jadi kalau kendala teknis tidak ada. Namun masalah itu non teknis," ujarnya.

Seperti diketahui, jalan tol Bangkinang-Pangkalan sepanjang 24,7 Km penetapan lokasinya (penlok) sampai di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar. ( Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved