Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Momen Bupati Zukri & Istri Disambut Keluarga dan Kolega Saat Pulang dari Umroh

Usai prosesi penyambutan selesai, Bupati Zukri menyampaikan, total lama ibadah umroh berikut perjalan pulang pergi dari tanah air ke tanah suci mencap

Penulis: johanes | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Bupati Pelalawan H Zukri beserta istri Seila Pitaloka akhirnya tiba di Kecamatan Pangkalan Kerinci pada Selasa (12/4/2022) setelah selesai menjalankan ibadah umroh selama 12 hari di tanah suci.

Bupati Zukri dan istri disambut keluarga besar dan kerabat serta sejumlah pejabat Pemkab Pelalawan di Rumah Dinas (Rumdis). Sekitar pukul 13.30 wib kendaraan yang menjemput Bupati Zukri dan istri sampai dari bandara SSK II Kota Pekanbaru.

Setelah turun dari kendaraan, mereka disambut hangat oleh para keluarga serta pejabat, khususnya orangrua dan anak-anaknya.

Kemudian mereka berkumpul di dalam kediaman bupati serta melantunkan doa-doa yang dituntun Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pelalawan H Iswadi.

Usai prosesi penyambutan selesai, Bupati Zukri menyampaikan, total lama ibadah umroh berikut perjalan pulang pergi dari tanah air ke tanah suci mencapai 12 hari.

Mereka telah tiba di Indonesia pada Senin (11/4/2022) malam lalu dan menginap satu malam di Jakarta. Kemudian bertolak ke Kota Pekanbaru pada Selasa (12/4/2022) pagi dan dilanjutkan dengan perjalan darat ke Pangkalan Kerinci.

"Perjalanan ibadah kami di sana alhamdulilah lancar dan tidak ada kendala," tutur Zukri kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (12/2022).

Ia menerangkan, ibadah umroh di tanah suci cukup padat, kemungkinan diakibatkan penutupan akibat pandemi Covid-19 dua tahun terakhir. Proses pemeriksaan dan pembatasan di Arab Saudi tidak terlalu ketat terkait Covid-19, apabila sudah menjalani vaksinasi booster atau dosis ketiga. Bahkan penggunaan masker tidak terlalu disarankan lagi jika telah dinyatakan bebas virus corona.

Zukri menyampaikan, cuaca di tanah suci sangat panas mencapai diatas 40 derajat celsius. Bahkan keramik mesjid saat dipijak sangat panas hingga kaki seperti melepuh, apabila lupa memakai alas kaki.

"Kaki sampai hitam seperti ini. Panasnya luar biasa. Sampai keramik tak bisa dipijak," kata Zukri.

Orang nomor satu di Pelalawan ini menyebutkan, kesan yang menarik dari umroh kali ini yakni menjalani puasa beberapa hari di tanah suci. Menu berbuka yang disantap merupakan masakan lokal di tanah suci. Lamanya berpuasa di tanah air dan di Arab pada umumnya sama, namun situasinya yang berbeda.

"Saya sudah tiga kali umroh dan keempat dengan ibadah haji dulu. Pokoknya banyak kesanlah di sana," bebernya.

Selama di tanah suci, Zukri mengaku fokus melaksanakan ibadah dan tidak terlalu memikirkan perjalanan pemerintahan di Pelalawan. Sebab ia telah mempercayakan dan mendelegasikan tugas kepada Wakil Bupati H Nasarudin SH MH. Untuk hal-hal yang urgen dan mendesak, barulah dirinya dihubungi.

( Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved