Breaking News:

Berita Bengkalis

Jejak Harimau Ditemukan Lagi di Bengkalis, Perangkap dan Kamera Kembali Dipasang di Titik Ini

Ditemukan lagi jejak harimau di Bengkalis, Polsek Pinggir dan BKSDA Riau kembali memasang perangkap.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Ariestia
Istimewa
Ditemukan lagi jejak harimau di Bengkalis, Polsek Pinggir dan BKSDA Riau kembali memasang perangkap. FOTO: Tim Polsek Pinggir dan BKSDA saat turun ke lokasi jejak harimau, Sabtu (16/4/2022) kemarin. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALISDitemukan lagi jejak harimau di Bengkalis, Polsek Pinggir dan BKSDA Riau kembali memasang perangkap.

Warga Desa Tasik Tebing Serai masih terancam teror harimau yang berkeliaran sampai saat ini.

Kali ini warga Dusun II Tanjung Potai kilometer 69 Desa Tasik Tebing Serai Kecamatan Tualang Muandau yang menemukan jejak harimau di belakang rumahnya.

Hal ini diungkap Kapolsek Pinggir Kompol Maitertika kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (17/4/2022) siang.

Menurut dia, jejak harimau di belakang rumah warga di ketahui pertama kali, Kamis (14/4) pagi oleh Sandy Nurmansyah (22) anak dari pemilik rumah tersebut.

"Sandy melihat bekas jejak harimau ini sekitar 15 meter dari belakang rumahnya. Kemudian dia pulang memberitahukan temuan ini kepada ayahnya Suriadi," terang Kapolsek.

Baca juga: Polsek Pinggir Bengkalis Dampingi BKSDA Riau Saat Pasang Perangkap Harimau

Baca juga: Harimau Muncul Berulang Kali di Desa Tasik Tebing Serai Bengkalis, Ini yang Dilakukan BBKSDA Riau

Karena merasa takut keberadaan harimau berkeliaran dekat rumahnya, Suardi melaporkan kepada pihak Desa Tasik Tebing Serai.

Kemudian pihak Desa meneruskan laporan tersebut ke Polsek Pinggir.

"Sabtu siang, Kami bersama anggota mendatangi langsung tempat keberadaan jejak Harimau tersebut. Kami juga membawa tim BKSDA, TNI, Pemdes Tasik Tebing Serai dan Masyarakat KecamatanTalang Muandau," terang Maitertika.

Saat di lokasi Kapolsek memberikan imbauan kepada warga agar sementara ini mengungsi pindah ke rumah warga lain, serta berhati hati saat melaksanakan kegiatan aktifitas di luar rumah.

"Kita juga mengarahkan masyarakat untuk tidak mengambil tindakan sendiri untuk memburu atau membunuh Harimau karena Satwa langka dan dilindungi. Untuk penangkapan biarkan petugas BKSDA Riau yang bekerja," terangnya.

Maitertika mengatakan, pihak BKSDA sudah memasang kamera dan perangkap di areal temuan jejak harimau. Mereka juga memasang umpan untukn memancing harimau dengan hewan ternak kambing.

"Tim juga melakukan maping terhadap wilayah jelajah Harimau, diperkirakan wilayah jelajah Harimau saat ini cenderung berputar di seputaran tempat tinggal warga," tandasnya. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved