Breaking News:

Berita Riau

Program Ketahanan Pangan Di Riau Dimulai, Korem 031/ WB Dukung Petani Tingkatkan Produksi Pertanian

Korem 031/ WB bersama jajaran Kodim se-Riau, menginisiasi pengelolaan lahan dengan total seluas 1000 hektare mendukung petani meningkatkan produksinya

Penulis: Rizky Armanda | Editor: CandraDani
istimewa
Peluncuran program ketahanan pangan ini, dipimpin Danrem 031/ WB, Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung di lahan seluas 10 hektare di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Senin (18/4/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Komando Resor Militer 031/ Wira Bima (Korem 031/WB), secara resmi meluncurkan program ketahanan pangan di Riau, Senin (18/4/2022).

Dalam program ini, Korem 031/ WB bersama jajaran Kodim se-Riau, menginisiasi pengelolaan lahan dengan total seluas 1000 hektare guna mendukung petani meningkatkan produksi hasil pertaniannya.

Peluncuran program ketahanan pangan ini, dipimpin langsung Komandan Korem (Danrem) 031/ WB, Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung. Kegiatan dipusatkan di lahan seluas 10 hektare di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Sementara jajaran Kodim di Riau juga melaksanakan hal serupa. Kegiatan di satu daerah dengan daerah lain, tersambung lewat virtual.

Disebutkan Danrem, pihaknya sangat senang, karena sejumlah kelompok tani di Riau pada hari ini telah sukses memulai penanaman perdana serentak, dengan total luasan lahan tanam mencapai seribu hektare.

"Tentunya ini perlu kita apresiasi, karena petani telah ikut berkontribusi secara nyata dalam peningkatan luas tanam dan produktivitas pangan, khususnya komoditi padi, jagung dan kedelai (pajale) di Bumi Lancang Kuning ini," ucap Danrem.

"Sungguh ini merupakan kondisi yang membanggakan kita semua. Saya berharap, bapak dan ibu petani tetap semangat berproduksi maupun semangat dalam memelihara. Teralus motivasi diri serta konsisten untuk lebih meningkatkan luas tanam maupun produktivitas panen di masa depan," imbuh Jenderal TNI AD berpangkat bintang satu di pundak tersebut.

Dipaparkan Brigjen Parlindungan, pembangunan di bidang pertanian, merupakan salah satu prioritas pihaknya yang akan terus dikembangkan di Provinsi Riau.

Karena dijelaskan Danrem, ini menjadi misi dari Korem dan jajaran. Melalui program ketahanan pangan ini, diharapkan pengelolaan potensi sumber daya alam dapat semakin efektif. Tentunya ini dapat berkontribusi membantu pemerintah daerah dalam memajukan perekonomian.

"Kami sangat menyadari, sektor pertanian memiliki peranan sangat penting dan strategis dalam pembangunan daerah. Sektor pertanian bukan hanya memberikan andil terhadap ketahanan pangan daerah, akan tetapi ikut berkontribusi besar terhadap perkembangan perekonomian secara menyeluruh," urai Brigjen Parlindungan.

Dengan begitu dijabarkannya, para petani pasti akan lebih sejahtera karena pendapatannya meningkat. Selain itu, ini juga akan selaras dengan pendapatan daerah maupun penyerapan tenaga kerja. Ia dan jajaran pun berkomitmen, akan terus memperluas lahan tanam.

Kepada para petani, Brigjen Parlindungan juga memberikan pesan khusus. Diterangkannya, jika memang para petani melihat adanya potensi lahan pertanian, maka bisa berkoordinasi dengan personel Babinsa TNI AD setempat dan pihak dinas terkait.

Nantinya, para petani akan dibantu untuk penanaman, sehingga dapat menunjang luas tanam.

"Jika terdapat serangan hama atau penyakit, segera koordinasikan juga dengan Babinsa. Silakan memanfaatkan alat tanam yang ada, jika tidak cukup, segera laporkan agar bisa ditambah," tutur Danrem.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved