Sabtu, 2 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Dulu 40 Detik Langsung Keluar, Setelah Terapi Ekstrem dengan Cara Disetrum Pria Ini Tahan 4 Menit

Pria ini setiap kali berhubungan badan di ranjang, tidak kuat hanya 40 detik, ia pun lakukan terapi ekstrem dengan cara distrum dan istrinya juga puas

Tayang:
Freepik/drobotdean
Ilustrasi - ejakulasi dini pada pria. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Salah satu hal yang dapat membuat rumah tangga menjadi harmonis, adalah bisa memenuhi hasrat seksual satu sama lain.

Urusan ranjang dengan suami atau istri jangan pernah dikesampingkan, karena itu adalah salah satu kunci rumah tangga tetap utuh.

Jangan sampai seperti pria ini, rumah tangganya hampir tumbang cuma gara-gara tak bisa berlama-lama berhubungan badan.

Hanya dalam hitungan detik, pria itu langsung sampai pada puncak ketika berhubungan badan.

Ini membuat istrinya tak bisa merasakan hubungan ranjang yang berkualitas, karena hanya satu pihak yang puas, yakni sang suami.

Ini merupakan kisah pria asal Lebanon yang dulunya mengalami ejakulasi dini ini.

Namun kini lebih mendingan dan istrinya menjadi lebih senang.

Melansir GridPop.id, Rabu (20/4/2022), awalnya pria ini hanya tahan 40 detik di atas ranjang.

Namun, setelah setengah tahun menjalani terapi yang terbilang cukup ekstrim dia bisa tahan hingga 5 menit.

Ternyata, alat kelamin pria ini diberi sengatan listrik alias disetrum!

Ini dilakukan tim urologi dari Universitas Lebanon.

Mereka menggunakan arus listrik untuk merangsang penis untuk secara efektif memperbaiki masalah ejakulasi dini.

Diberitakan ettoday, seorang pasien pria berusia 28 tahun akan ejakulasi dalam 40 detik sebelum menyenangkan pasangannya 5 menit.

Studi kasus ini dipublikasikan di Asian Journal of Urology.

Pasien telah menjalin hubungan dengan pasangannya selama satu tahun, berhubungan seks setidaknya dua kali seminggu, tetapi ejakulasi dalam waktu 40 detik dalam hampir semua kasus.

Dia menerima 3 sesi kejutan 30 menit setiap minggu, dan menggunakan stopwatch untuk mencatat waktu hubungan (IELT, waktu tunda ejakulasi intravaginal).

Pada akhir sesi setengah tahun, waktu rata-rata telah mencapai 3 menit dan 54 detik, dan tingkat kegigihan setelah menghentikan guncangan Masih meningkat, mencapai rata-rata 5 menit setelah 14 bulan.

Dr Mohamad Moussa, penulis pertama makalah tersebut mengatakan bahwa mereka menempatkan elektroda pada permukaan penis pasien untuk merangsang saraf penis dorsal melalui arus listrik.

Tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan mekanisme dan memastikan apakah pengobatan ini aman, atau tidak promosi untuk lebih menguntungkan pasien ejakulasi dini.

Meskipun tim peneliti tidak mengatakan apakah pasien mengalami rasa sakit selama sesi kejut, penelitian lain dari perangkat serupa mengklaim bahwa pasien tidak merasa tidak nyaman.

Menurut NHS, hingga 40 % pria melaporkan mengalami ejakulasi dini dalam beberapa cara, tetapi tidak ada definisi pasti tentang apa artinya.

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved