Breaking News:

Berita Riau

Dilaporkan Aliansi Mahasiswa, Begini Putusan BK DPRD Riau Soal Laporan Terhadap Agung Nugroho

BK DPRD Riau mengeluarkan suratterkait putusan terhadap laporan dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda se-Provinsi Riau (AMPR) terhadap Agung Nugroho

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution
Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau mengeluarkan surat bernomor 08/ND/BK/2022 terkait putusan terhadap laporan dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda se-Provinsi Riau (AMPR) terhadap anggota DPRD Riau, Agung Nugroho.

Ketua BK, Sukarmis, dalam surat tersebut mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa memproses laporan itu karena tidak memenuhi syarat sesuai Pasal 5 ayat 1 huruf D di Perwan Nomor 49 Tahun 2014.

"Yang pada pokoknya menjelaskan bahwa uraian peristiwa yang diduga merupakan pelanggaran meliputi uraian singkat fakta yang dilakukan dalam masa jabatan teradu, kejelasan mengenai tempat dan waktu terjadinya disertai dengan bukti awal,"ujarnya dalam surat tertanggal 7 April 2022 ini.

BK DPRD Riau sendiri sudah menggelar rapat internal dengan status kuorum, dan memutuskan untuk menyatakan bahwa laporan tersebut tidak memenuhi syarat.

Dalam kesimpulan rapat, materi isi yang diadukan terjadi pada tahun 2009/2010, dan pada tahun itu Agung Nugroho belum menjadi anggota DPRD Riau.

Agung Nugroho baru menjadi anggota DPRD Riau pada tahun 2019.

"Laporan tidak memenuhi syarat formal, karena pada saat peristiwa, yang terpadu belum menjabat sebagai anggota DPRD Riau,"ujarnya.

Sukarmis menambahkan, keputusan BK ini selanjutnya diserahkan kepada Pimpinan DPRD Riau untuk ditindaklanjuti.

Sebelumnya, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Riau (AMPR) menuntut Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau mencopot Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho.

Koordinator aksi, Andre Ramadhan mengatakan, pihaknya menyuarakan adanya dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh Agung Nugroho.

Andre mengatakan adanya upaya Agung merusak psikologis mantan istri dan anaknya tersebut.

"Kita di sini meminta BK DPRD Riau menindaklanjuti laporan AMPR," ujarnya Maret lalu.

( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved