Breaking News:

Macron Sukses Hempaskan Marine Le Pen, Terpilih Lagi Jadi Presiden Prancis, Sorak Sorai Bergemuruh

Emmanuel Macron kembali terpilih menjadi Presiden Prancis untuk jabatan lima tahun kedua setelah hempaskan Marine Le Pen

Editor: Nurul Qomariah
Sergei GUNEYEV / SPUTNIK / AFP
Emmanuel Macron kembali terpilih menjadi Presiden Prancis setelah sukses mengalahkan Marine Le Pen. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Emmanuel Macron kembali terpilih menjadi Presiden Prancis untuk jabatan lima tahun kedua.

Macron sukses hempaskan Marine Le Pen, pesaingnya dalam pemilihan presiden kali ini.

Emmanuel Macron yang tahun ini berusia 44 tahun menang dengan meraih 58,5 persen suara.

Sedangkan rivalnya, Marine Le Pen (53) hanya meraih 41,5 persen suara, menurut exit poll.

Dalam pidato kemenangan yang ambisius, Macron mengatakan: "Mulai sekarang saya bukan lagi kandidat untuk sebuah partai. Saya Presiden semua orang!"

Dia mengakui bahwa Prancis 'penuh dengan kemarahan dan perpecahan', tetapi berjanji: "Tidak seorang pun akan ditinggalkan di pinggir jalan."

Demikian dilansir dari dailymail.co.uk, Senin (25/4/2022).

Macron tiba di sebuah rapat umum di Champ de Mars, di bawah Menara Eiffel, satu setengah jam setelah hasil diumumkan.

Untuk sorak-sorai dan tepuk tangan meriah, dia berpegangan tangan dengan istrinya, Brigitte Macron, saat Beethoven's Ode to Joy (lagu kebangsaan Uni Eropa) membahana dari pengeras suara.

Saat naik ke panggung dengan layar raksasa di belakangnya, Macron berkata: “Terima kasih!

Terima kasih, teman-teman terkasih, sesama warga, di sini malam ini di Paris, dan di mana-mana di Prancis dan wilayah dalam negeri dan di luar negeri, sebelum hal lain izinkan saya mengucapkan terima kasih.

Setelah lima tahun transformasi dan pengecualian yang sulit tetapi bahagia menantang tanggal ini, 24 April 2024, mayoritas memilih saya untuk menjadi pilot Republik selama lima tahun ke depan.”

Mengenakan jas biru dan dasi khasnya, dia melanjutkan: “Bersama-sama kita bisa membuat Prancis lebih mandiri dan Eropa lebih kuat. Dengan membebaskan kreativitas kita, kita bisa membuat Prancis menjadi negara hijau yang hebat.

Saya tahu banyak orang memilih saya malam ini, bukan karena cita-cita saya, tetapi untuk memblokir sayap kanan. Saya telah dipercayakan dengan rasa tanggung jawab mereka selama lima tahun ke depan.”

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved